Berita Palembang

Forum Masyarakat Peduli PALI Laporkan Dua Media ke Polda Sumsel Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi

Forum Masyarakat Peduli PALI, LSM dan Ormas di PALI kesal dengan adanya dugaan fitnah yang dibuat oleh dua media dan LSM.

Forum Masyarakat Peduli PALI Laporkan Dua Media ke Polda Sumsel Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi
TRIBUN SUMSEL.COM/M Ardiansyah
Forum Masyarakat Peduli PALI yang melapor ke Polda Sumsel, Selasa (3/12/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Forum Masyarakat Peduli PALI, LSM dan Ormas di PALI kesal dengan adanya dugaan fitnah yang dibuat oleh dua media dan LSM yang tidak tahu kantornya di Sumsel.

Dugaan fitnah yang dilakukan dua media dan LSM itu berupa pemberitaan ada dugaan korupsi yang dilakukan pemerintahan PALI dengan jumlah miliaran rupiah.

Karena itu, Forum masyarakat Peduli PALI, LSM dan Ormas di PALI memutuskan untuk melaporkan dua media tersebut ke Polda Sumsel.

Tak hanya melaporkan dua media ini, Forum Masyarakat Peduli PALI juga mengirimkan surat ke Kapolda Sumsel agar laporan mereka nantinya bisa segera ditindak lanjuti penyidik.

Menurut perwakilan Forum Masyarakat Peduli PALI, Heru, bila dengan fitnah yang disebarkan dua media tersebut membuat kecewa masyarakat PALI.

Terlebih, fitnah yang diterbitkan melalui dua media tersebut sama sekali tidak ada konfirmasi dari Pemerintah PALI.

Polres Muaraenim Berhasil Kumpulkan Sebanyak 76 Senjata Api Rakitan dan Satu Pucuk Air Softgun

Natal dan Tahun Baru Nanti, NAM Air Buka Jurusan Lubuklinggau-Palembang, Catat Jadwalnya

Dianggap Menunggak Pajak, BPPRD Linggau Tempelkan Stiker di Reklame JM Linggau

"Dua media ini menulis sama sekali tidak ada konfirmasi. Dari itu, kami lihat ada fitnah yang ditujukan dua media ini kepada Pemerintah PALI dalam hal ini Bupati PALI. Kami tidak terima dengan tuduhan ini," ujarnya saat ditemui di Mapolda Sumsel, Selasa (3/12/2019).

Karena, menurut Forum Masyarakat Peduli PALI, Bupati PALI sudah bekerja dengan baik untuk membangun PALI.

"Kami kesal bila Bupati kami telah dituduh seperti itu. Terlebih, Bupati dituduh telah korupsi bersama kejaksaan kepolisian," ungkapnya.

Kuasa hukum Pemerintah PALI Firdaus Hasbullah menuturkan, pihaknya sudah berupaya untuk meminta hak jawab dari dua media tersebut.

Akan tetapi, sampai sekarang belum ada tanggapan dari dua media yang telah menuduh Bupati PALI bersama Kejaksaan dan Kepolisian melakukan korupsi.

"Kami sudah mengirimkan surat ke dewan pers terkait dua media tersebut. Selain itu, kami juga melaporkan dua media tersebut ke Polda Sumsel karena sudah memfitnah tanpa dasar," ungkapnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved