Ayah Gugat Anak

Ada Ayah di Palembang Gugat Anak Semata Wayangnya Tentang Hibah Rumah, Apa Itu Gugatan Perdata?

Pihak-pihak yang mengajukan atau menjawab gugatan perdata haruslah pihak yang dianggap mampu melakukan perbuatan hukum (subjek hukum).

tribunsumsel.com/shinta
Sidang perdata gugatan ayah terhadap anaknya yang digelar di pengadilan negeri kelas 1 A Khusus kota Palembang, Kamis (28/11/2019) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang ayah di kota Palembang menggugat anak semata wayangnya atas perkara sengketa hibah rumah. Kamil bin Sulaiman (66) menggugat anak kandungnya Siti May Munah (43) dan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Khusus Kota Palembang, (28/11/2019).

Kuasa hukum Kamil, Dedi Heriyansyah menuturkan gugatan ke pengadilan merupakan upaya hukum yang dilakukan untuk membatalkan sertifikat dan akta rumah yang dimiliki tergugat.

Kondisi Kamil Pasca Adanya Konflik Hibah Rumah dengan Anak Semata Wayangnya Hingga Layangkan Gugatan

"Sebab klien kami selaku penggugat sekaligus ayah kandung dari tergugat tidak pernah merasa memberikan akta hibah.

Maka untuk membatalkannya, terpaksa kami melayangkan gugatan ke pengadilan," ujarnya.

Lantas, seperti apa gugatan perdata itu?

Ini Lokasi Rumah yang Digugat oleh Kamil Terhadap Anak Semata Wayangnya

Dikutip dari wikipedia.com, gugatan adalah tindakan yang bertujuan untuk memperoleh perlindungan hak yang diberikan oleh pengadilan untuk mencegah perbuatan main hakim sendiri (eigenrichting).

Pihak-pihak yang mengajukan atau menjawab gugatan perdata haruslah pihak yang dianggap mampu melakukan perbuatan hukum (subjek hukum).

Pihak yang berperkara dibedakan menjadi dua, yaitu pihak material, yang langsung berkepentingan dengan pokok perkara; dan pihak formal, yang maju di muka pengadilan untuk kepentingan penggugat dan/atau tergugat.

Tanggapan Siti May Munah Pasca Digugat Soal Hibah Rumah oleh Ayahnya Sendiri

Gugatan dapat diajukan secara tertulis maupun lisan. Apabila pihak yang berperkara mewakilkan kepentingannya kepada kuasa hukum, maka gugatan tidak boleh diajukan secara lisan.

Sebuah gugatan hanya akan diperiksa pengadilan apabila memenuhi syarat-syarat berikut:

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved