Catat, Ini Nomor Aduan Penyelewengan Tes CPNS di Sumsel, Ombudsman Siap Terima Aduan

Pengawasan khusus yang dimaksud Ombudsman bertujuan untuk menjamin terlaksananya seleksi penerimaan CPNS secara transparan.

SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Ilustrasi tes CPNS. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lembaga pengawasan publik, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan, menyambut baik atas dibukanya ribuan lowongan bagi masyarakat yang ingin mengabdi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ombudsman memandang penyelenggaraan penerimaan CPNS sebagai fenomena yang memerlukan pengawasan khusus penerimaan Abdi Negara tersebut.

Kepala Ombudsman Sumsel, Adrian Agustiansyah mengatakan pengawasan khusus yang dimaksud Ombudsman bertujuan untuk menjamin terlaksananya seleksi penerimaan CPNS secara transparan, adil, serta dapat dipertanggungjawabkan. Sebagaimana diatur dalam perundang- undangan yang berlaku.

Inna Lillahi! Asisten Ombudsman RI Asal Lahat, Tiara DY, Tewas Kecelakaan Saat Antar Jenazah Nenek

"Seperti tahun sebelumnya, ombudsman akan mengawasi tes CPNS. Kita sudah siapkan tim khusus memantau jalannya proses tes," ujarnya, Selasa (26/11/2019).

Ia menjelaskan, pembentukan tim khusus ini juga agar nantinya laporan yang masuk dapat segera ditindaklanjut baik oleh pihak penyelenggara seperti BKD dan instansi terkait lainnya.

Pengawasan yang dilakukan Ombudsman dimulai sejak pada tahap pemberkasan awal, seleksi administrasi hingga tahap pemberkasan akhir CPNS.

Data tahun 2018 lalu, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan menerima 15 Laporan/Aduan dari Masyarakat. Adapun ke 15 laporan tersebut terbagi menjadi dua aduan resmi dan 13 aduan tidak resmi alias bersifat konsultasi, jika ditotalkan ada 15 laporan yang disampaikan kepada Ombudsman Sumatera Selatan.

Ombudsman Pantau Kajian Pemkot Palembang Terkait Besaran Nilai Pajak Baru

"Lihat dari pengalaman tahun kemarin cukup banyak yang membuat laporan ke kita. Tes CPNS ini perlu pengawasan agar menciptakan proses seleksi yang baik dan transparan," jelas Adrian.

Ombudsman Sumatera Selatan mengharapkan kepada pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII Palembang selaku leading sector penyelenggaraan ini untuk dapat belajar dari kesalahan di tahun lalu.

Misalnya kurangnya persiapan jaringan komputer maupun soal teknis lainnya demi terlaksananya seleksi penerimaan CPNS yang nyaman, transparan, berkeadilan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk menunjang pengawasan yang dilakukan, Ombudsman berencana akan menggandeng tim Satgas Saber Pungli Provinsi Sumatera Selatan yang akan difokuskan dalam sektor pemberantasan CALO ataupun tindakan pungutan liar lainnya.

Ombudsman Akui Ada Sebagian Sekolah Negeri Memungut Bayaran Kepada Orangtua Siswa

"Kita juga membuka saluran telepon (hotline) khusus seleksi CPNS 2019 melalui 'whatsapp' di nomor 08117870137 agar nantinya semua laporan atau pengaduan CPNS yang tidak mendapatkan tindak lanjut dari pihak penyelenggara di wilayah sumatera selatan dapat tersentral dan cepat juga diatasi," ungkapnya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved