Tips Otomotif

Tips Merawat Motor Matic Agar Awet dan Tidak Cepat Rusak

sebenarnya merawat motor matic Tidak sulit, jadi sebagai pengguna motor matic berikut tips merawat motor kali ini dapat dipraktekan agar mesin motor t

SRIPOKU.COM /DOK./IST
Mekanik memeriksa bodi salah satu motor matic di pabrik 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Saat ini hampir bisa dikatakan jenis sepeda motor yang memadati jalanan Indonesia didominasi oleh sepeda motor jenis matic. selain nyaman untuk dikendarai , sepeda motor matic juga lebih ramah lingkungan karena sudah mendukung teknologi eco green.

Tentunya dengan kenyamanan dan kelincahan yang diberikan motor matic ini , para bikers yang mengendarainya harus bisa memberikan perawatan secara intensif agar performa mesin tetap terjaga.

seperti kita tahu Penggemar motor Honda matic di Indonesia memang sudah tidak di ragukan lagi banyaknya. Baik perempuan maupun laki-laki sudah lazim menggunakan motor tersebut. Sayangnya, banyak masyarakat yang hanya bisa mengendarai motor saja, tetapi kurang memperhatikan perawatannya.

Warga Rusun 23 Ilir Kepung Rumah Abot Pasca Cabuli Seorang Balita, Selamat Berkat Si Ibu Korban

Selalu Digenangi Air, Warga Keluhkan Jalan Kolonel H Barlian di Depan Stasiun Damri, Macet Parah

IRT di Prabumulih Dipukul dan Diseret Suami Ketika Menyusui, Alasan Hanya karena tidak Diberi Uang

"Motor baru ataupun bekas, nyatanya perlu perawatan untuk membuat kendaraan tetap awet," ujar Sukma Cahya selaku Kepala Bengkel Astra Motor Plaju, Jumat (22/11/2019).

Sukma menambahkan, kondisi cuaca sekarang yang kurang baik seperti kabut dan hujan akan lebih banyak membutuhkan perhatian khusus terhadap motor kesayangan.

Menurutnya, sebenarnya merawat motor matic Tidak sulit, jadi sebagai pengguna motor matic berikut tips merawat motor kali ini dapat dipraktekan agar mesin motor tetep awet dan tahan lama.

  1. Pertama, rutin panaskan mesin motor di pagi hari kurang lebih 5-10 menit menggunakan kick stater saja, jika menggunakan stater elektrik tentunya akan lebih banyak mengurangi baterai.
  2. Ganti oli secara berkala setiap 1.000km dan 5.000km untuk pergantian oli transmisi motor atau oli gardan. Apabila acuan kilometer untuk ganti oli lupa sebaiknya lakukan perawatan rutin ini setiap 1 - 2 bulan sekali.
  3. Biasakan bensin motor terisi full dan jangan sampai menunjukan indikator E pada speedometer terlebih pada motor matic injeksi.
  4. Check kondisi vanbelt dan roler. Mengganti vanbelt dan menggunakan suku cadang yang original untuk terhindar dari terputus di tengah jalan yang mengakibatkan motor berhenti dan tak bisa berjalan lagi.
  5. Perawatan AKI untuk terhindar dari dampak cahaya lampu yang berkurang. Disarankan mengganti AKI dalam 2 tahun sekali atau 24.000km setelah penggantian terakhir tergantung pemakaian.
  6. Stabilkan Kecepatan Gas, tanpa disadari hal ini akan merusak masa umur mesin. Dengan kecepatan yang kurang stabil tak hanya akan merusak mesin namun sampai juga pada vanbelt motor.
  7. Pergantian busi minimal pergantian kilo atau 8 bulan.
  8. Lakukan servis berkala kurang lebih 3 bulan sekali untuk menjaga performance motor matic anda.
  9. Pengecekan dan pembersihan 8.000km, pengecekan 10.000km.
  10. Gunakan Bensin Berkualitas dari tempat yang tepat dan dikelola oleh pemerintah.

"Perawatan motor matic yang menggunakan sistem pembakaran karbulator ataupun injeksi membutuhkan perawatan khusus yang lebih telaten, tutup Sukma.

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved