Diduga Ada Gas Yang Sebabkan Penggali Sumur Pingsan, DLHP Muratara Akan Cek Sumur
Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (LHP) Kabupaten Muratara akan mengecek sumur itu,Dinas LHP akan memastikan kondisi lingkungan di dalam sumur a
SRIPOKU.COM, MURATARA - Kasus penggali sumur yang pingsan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) beberapa hari lalu mendapat respon pemerintah daerah.
Purnomo, penggali sumur di lingkungan SD Negeri 1 Batu Gajah, Kecamatan Rupit, pingsan saat berada di dalam sumur.
Ia mengalami sesak napas diduga karena menghirup gas yang ada di dalam lubang galian sumur tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (LHP) Kabupaten Muratara akan mengecek sumur itu.
Dinas LHP akan memastikan kondisi lingkungan di dalam sumur apakah benar ada gas atau tidak.
"Nanti kami cek, benar ada gas atau tidak," kata Kabid Penataan dan Pentaatan Lingkungan Dinas LHP Muratara, Indrayani dihubungi Tribunsumsel.com, Minggu (17/11/2019).
• Simpan Senjata Api Kecepek Laras Panjang, Alias Diamankan di Polsek Rambang Dangku Muaraenim
• Kaos Brand Budak SFC Segera Hadir Berharap Lebih Tingkatkan Dukungan Warga. Ini Harga Dua Varian
• Pemain Volly Putra PALI Dilarang Main, KONI Lapor Dewan Hakim Minta Pertandingan Kontra Muba Diulang
Saat ini kata dia, belum bisa dipastikan adanya gas dalam sumur tersebut, bisa jadi karena kurang oksigen yang mengakibatkan Purnomo pingsan.
Pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dahulu serta mengambil sampel udara di dalam sumur tersebut untuk dicek di laboratorium.
"Nanti kami ambil sampel udaranya, setelah dicek di laboratorium baru bisa diketahui. Kalau memang ada gas tentunya berbahaya," ujarnya.
Warga setempat, Irwan menuturkan, sebelumnya tidak pernah terjadi ada warga yang pingsan saat menggali sumur di Desa Batu Gajah Baru tersebut.
• Harimau atau Macan Dahan yang Menerkam Warga Lahat Sumsel Berasal dari Hutan Lindung Gunung Patah
• Mau Liburan Ke Luar Negeri, Tapi Paspor Hilang Atau Rusak. Berikut Tarif Pengurusannya
"Warga di sini banyak yang pakai sumur, tapi belum pernah ada yang pingsan seperti ini saat gali sumur," ujarnya.
Ia mengungkapkan, secara geografis Desa Batu Gajah Baru berdekatan dengan aliran sungai yang berbatuan seperti koral dan napal.
"Di sini gali sumur beberapa meter saja sudah ketemu batu, karena wilyah kita ini di bawah tanahnya ada batu koran dan napal," ungkapnya. (cr14)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/warga-pingsan-dalam-sumur.jpg)