Sumsel Waspada Bencana Alam
Sumsel Waspada Bencana Alam, Pemkab PALI Siaga Tiga Bencana Alam Sekaligus
Pemkab PALI tetap memperpanjang status waspada karhutla meski hujan sudah turun. Selain itu, bencana banjir dan angin kencang juga menjadi perhatian.
Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan sripoku.com, Reigan Riangga
SRIPOKU.COM,PALI - Meski Bulan November biasa telah memasuki musim penghujan, namun beberapa daerah di Sumatera Selatan masih berstatus siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Jumat (15/11/2019). Seperti di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sendiri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI masih menyatakan status Bumi Serapat Serasan masih berstatus siaga Karhutla.
Bahkan, waktu siaga karhutlah di PALI diperpanjang untuk para personil gabungan, baik BPBD, TNI, Polri serta Manggala Agni dibantu Satpol PP bersama warga berjaga di areal sekitar lokasi titik api.
"Status siaga Karhutla kita perpanjang hingga tanggal 30 November 2019 mendatang," ungkap Junaidi Anuar Kepala BPBD PALI, Jumat (15/11/2019).
• 35.696 Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Siap Tanggulangi Bencana Alam di Sumsel
Junaidi mengakui, meski telah mulai ada turun hujan, namun hal tersebut masih bersifat lokal.
"Akan tetapi saat ini yang perlu di waspadai bila turun hujan selalu di sertai angin kencang," jelasnya.
Berdasarkan perakiraan cuaca dari BMKG bahwa mulai masuk musim penghujan akhir Bulan November.
Untuk itu, lanjut Junaidi, bagi desa-desa di sepanjang aliran sungai, terutama Sungai Lematang akan terdampak dengan datangnya banjir tahunan.
• Waspada Bencana Alam di Sumsel, Basarnas Palembang Siagakan Personel, Dirikan Pos dan Alat Berat
Dampaknya biasanya terjadi di 10 desa di Kecamatan Tanah Abang, 3 desa di Kecamatan Penukal Utara dan 2 desa di Kecamatan Abab," jelasnya.
Dari itu, sebagai upaya antisipasi dari Pemda dalam hal ini BPBD tetap melakukan pemantauan.
"Kita tetap piket di posko selama 24 jam serta patroli ke wilayah-wilayah yang rentan banjir, sementara OPD terkait mensiagakan dengan tupoksinya masing-masing," ujarnya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Provinsi Sumsel, Jumat (15/11/2019). Dari prakiraan BMKG, sebanyak 7 daerah di Sumsel diprediksi bakal diterpa cuaca buruk hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
• BREAKING NEWS Hujan Lebat Disertai Petir Landa Sumsel, Waspada Bencana Alam
Adapun daerah yang diprediksi terkena cuaca buruk hari ini yakni Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lubuk Linggau dan Musi Banyuasin.
Kasi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bambang Beny Setiaji mengatakan daerah yang diprediksi terkena cuaca buruk diharapkan dapat memperhatikan peringatan dini cuaca dari BMKG.
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang dengan durasi singkat pada siang hingga sore hari akan menerpa Sumsel hari ini," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/daruratpali.jpg)