Untuk Pemula - Inilah Tips dan Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Berinvestasi Emas

Investasi emas, saat ini masih menarik mengingat nilai return yang lebih tinggi dibandingkan dengan investasi lainnya seperti saham, deposito dan vala

Untuk Pemula - Inilah Tips dan Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Berinvestasi Emas
https://money.kompas.com/
Ilustrasi - Karyawan menunjukkan emas batangan bergambar shio anjing tanah. (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA – Investasi emas, saat ini masih menarik mengingat nilai return yang lebih tinggi dibandingkan dengan investasi lainnya seperti saham, deposito dan valas.

Selain itu nilai emas juga relatif tidak tergerus oleh inflasi, membuat banyak orang menginvestasikan uangnya di sektor logam mulia emas.

Saat ini ada dua jenis emas yang banyak dibeli masyarakat seperti emas perhiasan dan emas batangan. Lalu apa untung dan ruginya dari kedua jenis emas ini?

Animo Masyarakat Baturaja OKU Berinvestasi Emas Mulai Tinggi, Investasi Emas tidak Pernah Rugi

Investasi Emas di E-Commerce, Bisa Mulai Beli dengan Berapa Rupiah?

Menurut Ekonom Indef Bhima Yudhistira, emas perhiasan tidak terlalu menguntungkan untuk investasi karena imbal hasilnya akan dipotong dengan biaya-biaya pembuatannya. Hal ini berbeda dengan emas batangan yang nilainya stabil dalam waktu lama.

“Kalau emas perhiasan saat dijual lagi biasanya harganya turun, karena ada biaya administrasi pembuatan. Kalau untuk logam mulia, emas batangan relatif lebih bagus harga jualnya,” kata Bhima saat peluncuran emas ‘Waris’ di Sampoerna Strategic Square Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

Bhima mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin berinvestasi emas. Apa saja? Simak berikut ini:

1. Tujuan
Hal pertama yang harus diperhatikan saat ingin berinvestasi emas adalah tujuannya.

Misalkan jika Anda memiliki tujuan untuk masa depan Anda dengan imbal hasil yang tinggi, maka Anda harus menyimpan emas dalam kurun waktu lama. Atau Anda memiliki tujuan sebagai bentuk investasi yang tidak tergerus inflasi, di samping Anda memiliki instrument investasi lain seperti valas, deposito dan saham.

“Yang harus diketahui itu tujuannya apa? Kalau tujuannya sebagai bentuk investasi tidak terkena inflasi agar harganya stabil, jadi kalau misalkan uang Anda Rp 10 juta, maka harapannya tahun depan uang Anda tidak menjadi Rp 8 juta,” kata Bhima.

2. Kredibilitas
Saat Anda ingin berinvestasi emas, kredibilitas perusahaan pembuat emas perlu Anda prioritaskan. Hal ini karena jangan sampai Anda tertipu dengan emas palsu atau sertifikat yang berujung tidak mendatangkan imbal hasil, namun kerugian yang Anda dapatkan.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved