Makin Dekat Dengan Sungai, Guru SDN 4 Muratara Beri Peringatan Ini Kepada Para Pelajar

Tebing sungai Rawas di belakang gedung SD Negeri 4 Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus erosi.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/rahmat aizullah
SD N 4 yang posisinya kian dekat dengan sungai. 

Foto : Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah
Bangunan gedung SD Negeri 4 Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara sudah sangat dekat dengan sungai Rawas.
===

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

SRIPOKU.COM, MURATARA - Tebing sungai Rawas di belakang gedung SD Negeri 4 Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus erosi.

Tebing sungai tersebut semakin tergerus lantaran dipicu terjangan air sungai dari hulu yang terus menghantam tebing.

Pasalnya, kondisi sungai berbentuk tikungan ditambah arus yang deras terutama saat volume sungai meningkat.

Selain itu, aktifitas penyedotan pasir di sungai yang menggunakan mesin dompeng disebut-sebut memperparah erosi tebing sungai tersebut.

Meski kondisi gedung SD Negeri 4 Bingin Teluk sudah sangat dekat dengan sungai, namun tidak terlalu berpengaruh dengan aktivitas sekolah.

Kondisi itu tidak mengurungkan niat para orangtua siswa untuk menitipkan anaknya guna mendapatkan pendidikan di sekolah tersebut.

"Biasa saja, tidak ada pengaruhnya, karena memang belum ada kejadian siswa jatuh ke sungai," kata Kepala SD Negeri 4 Bingin Teluk, Harti, Minggu (10/11/2019).

Menurut dia, dengan kondisi gedung sekolah yang terancam ambles ke sungai itu tidak begitu berdampak pada berkurangnya siswa di sekolah tersebut.

"Siswa yang daftar ke sekolah ini normal-normal saja. Tidak ada misalnya karena dekat sungai siswa takut sekolah, tidak ada itu, biasa saja," ujar Harti.

Namun demikian, untuk mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya selalu memperingatkan siswanya agar tidak bermain di pinggiran sungai.

Apalagi saat ini sekolah tersebut sudah dikelilingi pagar beton, sehinga siswa tetap beraktivitas dalam lingkup sekolah saat jam istirahat.

"Siswa kami tidak diperbolehkan keluar pagar saat istirahat, kami sangat melarang siswa bermain di pinggir sungai, jadi amanlah," tegasnya.

Sementara salah seorang guru SD Negeri 4 Bingin Teluk, Suroya menuturkan, sekolah tempat ia mengajar itu pernah diisukan tidak aman karena berada di pinggir sungai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved