Pengakuan Oknum Guru di OKI Cabuli Pelajarnya, Saya Cabuli Mereka Supaya Lebih Giat Belajar
Oknum guru yang dilaporkan para wali murid karena berbuat tidak senonoh kepada pelajarnya kini sudah diamankan polisi.
Selain itu ada juga yang telah duduk di bangku SMP bahkan ada yang telah menikah mengaku pernah menjadi korban perbuatan Cabul tersangka," tambahnya.
Dari hasil keterangan korban ini lah lalu anggota mendatangi tersangka dirumahnya yang pada saat itu tidak berada ditempat.
Lanjut Kapolres, Lalu sekitar tanggal 5 November 2019, tersangka menyerahkan diri ke Polsek terdekat didampingi keluarganya, kemudian diserahkan ke Polres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Aksi cabul tersangka dengan memegang bagian tubuh korbannya seperti memeluk dan memegang alat kemaluan dari luar dan juga mencium pipi.
Itu dilakukan saat proses belajar mengajar, Modusnya menanyakan PR hafalan atau sesuatu yang ia perintahkan kepada murid - muridnya," ujarnya.
Para korbannya disuruh menyetorkan apa yang diminta tidak didalam kelas, tetapi satu persatu secara bergiliran datang ke perpustakaan ataupun gudang yang kondisinya sepi, kemudian diraba-raba oleh tersangka dan juga diancam untuk tidak menceritakan perbuatan bejat itu kepada siapapun.
"Menurut keterangan dari beberapa korban aksi cabul yang dilakukan tersangka ini terjadi berulang - ulang.
Seperti korban yang pertama melapor saat ini duduk dikelas VI, Pada saat kelas V juga pernah mengalami hal yang sama dilakukan oleh tersangka ini.
Diduga aksi cabul ini sudah dilakukan sejak 2 - 3 tahun sebelumnya," tutupnya.
Tidak menutup kemungkinan masih ada korban lainnya dan akan terus didalami.
Masih dikatakan Kapolres,pelaku melakukan aksi cabul kepada pelajarnya berdalih ada tujuan positif untuk para muridnya tersebut.
"Ia berdalih melakukan ini supaya anak muridnya itu giat dalam mengikuti pelajaran.
Tetapi ulah pencabulan yang dilakukan oleh Oknum Guru Sekolah Dasar tersebut tidak dibenarkan," tutup Kapolres.