Olimpiade 2020

Lin Dan Belum Menyerah ke Olimpiade 2020 meski Sudah 8 Kali Menderita Kekalahan Prematur

Seperti diketahui, menurut regulasi BWF dalam kompetisi Olimpiade, hanya ada dua pemain dari tiap negara yang diperbolehkan

Lin Dan Belum Menyerah  ke Olimpiade 2020 meski Sudah 8 Kali Menderita Kekalahan Prematur
KOMPAS.COM/RODERICK ADRIAN MOZES
Pebulu tangkis tunggal putra Tiongkok, Lin Dan, jatuh bangun saat berusaha mengembalikan kok dari pemain Indonesia, Tommy Sugiarto, pada babak pertama BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2015). Tommy menang 19-21, 21-8, 21-16. 

SRIPOKU.COM - Sosok pebulu tangkis tunggal putra legendaris China, Lin Dan, masih belum melepaskan harapannya untuk tampil pada Olimpiade Tokyo 2020.

Lin Dan baru saja menderita kekalahan prematur dengan tersingkir di babak pertama Fuzhou China Open 2019, Rabu (6/11/2019).

Melakoni duel derbi kontra Chen Long, Lin Dan takluk melalui permainan tiga gim dengan skor 21-19, 12-21, 12-21 dalam tempo 81 menit.

Tersingkirnya Lin Dan di fase 32 besar Fuzhou China Open 2019 tersebut sekaligus menandai bahwa pemain 36 tahun itu sudah delapan kali menderita kekalahan pada babak pertama turnamen sepanjang berkompetisi pada 2019.

Nyalakan Lilin dan Gelar Doa Bersama atas Tewasnya 3 Mahasiswa asal Kediri dan Jakarta

Polresta Palembang Gelar Apel Operasi Patuh Musi 2019, Target Tekan Kecelakaan Lalin dan Pelanggaran

Rekap Hasil Perempat Final Swiss Open 2019 - Anthony Sinisuka Ginting Buat Lin Dan Gigit Jari

Banyak prediksi yang beredar bahwa kesempatan bagi Lin Dan untuk tampil pada Olimpiade Tokyo 2020 mulai kecil dengan hasil minor yang dicapainya tahun ini.

 Secara hitung-hitungan, kans Lin Dan menuju Olimpiade Tokyo 2020 memang terbilang berat.

Sebelum melihat peta persaingan tunggal putra dunia secara komprehensif yang kian sengit, peraih dua medali emas Olimpiade itu masih harus bersaing dengan para kompatriotnya.

Selain Chen Long, masih ada Shi Yu Qi, Lu Guang Zu dan Huang Kai Xiang, yang mana keempat pemain ini kini berada dalam peringkat 32 besar dunia.

Kendati perjalanannya pada kompetisi BWF 2019 ini terbilang mulai seret, pemain yang digadang-gadang dengan julukan GOAT (Greatest player of All Time) dalam dunia bulu tangkis itu rupanya masih menunjukkan rasa pantang menyerah.

Bahkan, adanya isu yang berhembus tentang kemungkinan bahwa Fuzhou China Open 2019 menjadi turnamen terakhirnya segera ditepis oleh Lin Dan.

Halaman
123
Editor: Adrian Yunus
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved