Ibu Buang Bayi ke Mesin Cuci, KPAID Sumsel: Ini Kejadian Unik

Bayi yang baru lahir di mesin cuci beberapa hari yang lalu juga menjadi perhatian oleh KPAID (Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah) Sumsel.

Ibu Buang Bayi ke Mesin Cuci, KPAID Sumsel: Ini Kejadian Unik
ist
Wakil ketua KPAID Sumsel, RM Romi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Bayi yang baru lahir di mesin cuci beberapa hari yang lalu juga menjadi perhatian oleh KPAID (Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah) Provinsi Sumsel, karena ini baru pertama kali terjadi di Sumatera Selatan

"Lihat sangat prihatin dengan kejadian ini karena unik di kota Palembang baru terjadi dan tentunya kita sebagai orang tua harusnya memberikan perlindungan kepada anak bukan melakukan tindak pidana dengan anak ini apalagi anak ini baru dilahirkan oleh ibunya,"ujar Romi Romadani Wakil ketua KPAID Sumsel, RM Romi kepada Sripoku.com, Jumat (8/11/2019)

Selanjutnya KPAID Sumsel akan berkoordinasi dengan Polresta Palembang menanyakan tindakan apa yang harus dilakukan KPAID Sumsel kepada orang tuanya

"Perbuatannya ini sendiri sudah melanggar UUD perlindungan anak no 35 tahun 2011 dengan ancaman hukuman 20 tahun.

Apalagi orang tua sendiri, makanya nanti kita akan berkoordinasi dengan Polresta Palembang," katanya.

Romi menuturkan bahwa kejadian sepanjang tahun 2019 sendiri bahwa kekerasan terhadap anak di Palembang sendiri sudah sering terjadi dan kebanyakan orang tua tak mengakui bahwa itu anaknya

"Kebanyak orang tua tidak mengakui anak sendiri.

Ayah tak mengakui anak sendiri dan pernah terjadi di Palembang dimana orang tua membunuh anak sendiri di daerah Pakjo,"katanya

Dia menambahkan KPAID Sumsel sangat memberikan apresiasi terhadap komisi perlindungan anak kepada Polresta Palembang dan mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama tidak memberikan tindakan kekerasan fisik kepada anak

"Kami mengapresiasi kepada kepolisian Polresta Palembang dan menghimbau kepada orang tua untuk tidak melakukan kekerasan secara fisik kepada anak karena Palembang juga sudah mendapatkan predikat layak anak," kata Romi.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved