Berita Palembang

Kursi Kosong dan Ruangan Sepi, Kala Ratu Dewa Tak Temukan Pejabat Dispora dan Pariwisata di Kantor

Jarum jam belum menunjukkan waktu pulang kerja, namun suasana di kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga

Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Tangkapan Layar
SIDAK - Tangkapan layar akun @Ratudewa, Jumat (9/1/2026). Ratu Dewa melakukan sidak ke Kantor Dispora dan Pariwisata Kota Palembang. Ia menemukan sejumlah pejabat tak ada di ruangan saat jam kerja. 
Ringkasan Berita:
  • Walikota Ratu Dewa melakukan inspeksi mendadak di Kantor Dispora dan Pariwisata Palembang
  • Ratu Dewa menemukan beberapa pejabat dan staf tidak berada di kantor saat jam kerja. 
  • Ia mengisyaratkan memberikan sanksi tegas kepada ASN dan pegawai lainnya yang melanggar. 

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Jarum jam belum menunjukkan waktu pulang kerja, namun suasana di kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pariwisata Kota Palembang sudah tampak lengang. 

Hanya deretan kursi kosong dan sisa makanan di meja yang menyambut kedatangan tamu tak diundang pada Jumat (9/1/2026) siang.

Tamu itu bukan sembarang orang. Ia adalah Walikota Palembang, Ratu Dewa, yang datang melakukan inspeksi mendadak (sidak).

"Mana Orangnya?"
"Assalamu’alaikum, kenapa sepi ini? Mana orangnya?" suara Ratu Dewa menggema di lorong kantor, memecah kesunyian ruangan yang seharusnya sibuk.

Ketegangan seketika memuncak. Beberapa pegawai yang tadinya santai tampak berlarian kecil, kaget melihat orang nomor satu di Palembang itu sudah berdiri di depan pintu ruangan mereka. 
Wajah-wajah panik tak bisa disembunyikan saat sang walikota mulai melangkah masuk lebih dalam ke area perkantoran.

Pemandangan mencolok terlihat di Ruang Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga. 
Dari daftar absen yang mencatat 15 staf, hanya dua orang yang menampakkan batang hidungnya. Selebihnya? Meja-meja mereka kosong melompong.


Tak hanya staf biasa, para petinggi kantor mulai dari Sekretaris hingga Kepala Bidang (Kabid) seolah "lenyap" dari posisinya masing-masing. 

Ratu Dewa tak tinggal diam; ia mulai mengabsen satu per satu nama pejabat tersebut, namun tak ada satu pun sahutan yang terdengar.

"Kabidnya mana? Di sini dua, di sana dua, tidak ada semua," cetus Dewa dengan nada kecewa sambil memeriksa ruangan kerja para pejabat yang tertutup rapat.

Sidak ini menjadi tamparan keras bagi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. 

Di tengah sorotan tajam itu, Ratu Dewa melontarkan kalimat sindiran yang menohok kepada staf yang tersisa.

"Kalian mau jadi Kabid?" tanyanya singkat.

Sidak Jumat siang itu berakhir dengan catatan merah. Ratu Dewa meninggalkan gedung dengan raut wajah tegas.

Ia mengisyaratkan sanksi yang akan diberikan bagi pegawai yang melanggar tak di kantor saat jam kerja.  

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved