Berita Ogan Ilir
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Datangi Kantor Bupati Ogan Ilir, Pakai Baju Batik, Rapat Tertutup
BREAKING NEWS : KPK Datangi Kantor Bupati Ogan Ilir, Pakai Baju Batik, Gelar Rapat Tertutup
Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Welly Hadinata
Laporan wartawan Sripoku.com, Resha
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Datangi Kantor Bupati Ogan Ilir, Pakai Baju Batik, Rapat Tertutup
SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Sebanyak 4 orang anggota dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Kantor Bupati Ogan Ilir, Kamis (7/11/2019).
Mereka menggelar rapat tertutup, dengan beberapa pejabat pemerintahan Bumi Caram Seguguk.
Pantauan di lapangan, para petugas tersebut sudah berada di dalam Ruang Rapat Bupati sejak pukul 10.00 WIB.
Mereka mengenakan batik, dan mengadakan rapat yang dipimpin langsung Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam, Sekda Ogan Ilir Herman, Asisten II Pemkab Muhsin Abdullah dan Inspektor Inspektorat Itan Ilir Ridhon Latif.
Dalam rapat itu, hanya ada beberapa dinas tertentu yang diundang.
Seperti Inspektorat, Bapenda, Bapedda, Dinas PU PR, Perkim, Pelayanan Perizinan Satu Pintu, BPKAD, dan sebagainya.
• Deretan Jenderal Polisi Bintang Dua Ini Dinilai Cocok Isi Kursi Kabareskrim Polri, Ini Nama-namanya!
• Kado Pahit Ashanty di Hari Ultahnya, Penyakit Istri Anang Hermansyah tak Ada Obatnya, Harus Terapi!
• Promosikan Diri Butuh Handphone di Facebook, Remaja di Palembang Ini Dibacok Dua Sahabat Karib
• Dukung Indonesia Merdeka Sinyal Telkomsel Operasikan 14.990 BTS di Wilayah 3T dan Perbatasan Negara
Sekitar pukul 12.30 WIB, mereka pun keluar dari Ruang Rapat Bupati.
Menurut Koordinator Wilayah II KPK Abdul Haris, mereka melakukan monitoring dan evaluasi terkait rencana aksi program pencegahan korupsi terintegrasi.
"Khususnya ada 3, yaitu terkait pertama optimalisasi pendapatan daerah, aset daerah dan terkait MCB atau Monitoring Centre," ujarnya saat diwawancarai.
Ia mengatakan, rapat tersebut digelar tertutup karena ada yang harus dibahas dengan internal Pemerintah Kabupaten.
Pembahasan tersebut meliputi tentang Optimalisasi Pendapatan Daerah, Aset Daerah, Perbaikan Manajemen SDM, Dana Desa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan lain-lain.
• Terus Berteriak karena tak Ingin Diperkosa, Ibu Rumah Tangga di OKI Ini Disayat Tetangganya
• Pelajar Asal Musi Rawas Ini Jambret Perempuan Satu Kampung, Sempat Terjatuh saat Dikejar Polisi
• Blanko KTP El di Sumsel Dijatah 500 Per Bulan, Terkini Masih 10 Ribuan Warga yang belum Buat
"Ini kan internal, karena apa. Bukan untuk diliput, ada pembahasan sesama teman-teman di Pemda. Ga ada yang rahasia, apa yang mau dirahasiakan," ungkapnya.
Terkait program itu, pihaknya akan intens memantau sejauh mana progress tersebut berjalan di tiap Kabupaten.
"Kita 3 bulan sekali melakukan monitoring, tetap kita pantau. Kalau tidak, dipantau kita ga tau progressnya," jelasnya.