Dinilai Kurang Budaya Nusantara, Seragam PNS Disebut Warisan Belanda, Bahannya Dianggap Tak Cocok!

Dinilai Kurang Budaya Nusantara, Seragam PNS Disebut Warisan Belanda, Bahannya Dianggap Tak Cocok!

Dinilai Kurang Budaya Nusantara, Seragam PNS Disebut Warisan Belanda, Bahannya Dianggap Tak Cocok!
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Dinilai Kurang Budaya Nusantara, Seragam PNS Disebut Warisan Belanda, Bahannya Dianggap Tak Cocok! 

SRIPOKU.COM - Seragam merupakan salah satu identitas yang dimiliki oleh sebuah instansi.

Tak pandang instansi besar ataupun kecil, di zaman modern ini seragam pasti dimiliki.

Termasuk pula para Aparat Sipil Negara (ASN) atau yang biasa dikenal Pegawai Neger Sipil (PNS) yang juga mengenakan seragam dalam bekerja sehari-hari.

Sayangnya, pakaian seragam PNS ini malah dinilai kurang berbasis budaya nusantara dan lebih mewariskan budaya kolonial Belanda.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPR RI yang juga tokoh budaya Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang meminta Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) hingga Menteri Agama segera mengubah aturan pakaian PNS.

Menurut Dedi Mulyadi, bahan yang digunakan untuk seragam PNS juga dinilai terlalu tebal.

Bahan yang dipakai untuk seragam PNS tak cocok jika digunakan oleh pegawai yang lebih banyak bekerja di lapangan dibandingkan ruangan.

Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) (SRIPOKU.COM/ANTON)

Dari segi bahan, Desainer yang juga ketua Indonesian Fashion Chamber (IFC), Ali Charisma menyebutkan bahannya memang bisa dibilang tebal dan lebih cocok digunakan di dalam ruangan, khususnya seragam ASN yang berwarna cokelat atau yang biasa disebut jas tongki.

Tapi enaknya dengan bahan semi wol atau pun katun karena pilihannya sudah beragam seragam tersebut bisa digunakan dalam waktu lama.

“Memang panas atau ketebalan tapi bisa bertahan lama seharunsya, kalau untuk yang dilapangan bahan yang digunakan mungkin bisa lebih tipis. Ya sarannya gunakan bahan yang lebih tipis seperti viscose,” kata Ali Charisma kepada Tribunnews.com, Rabu (6/11/2019).

Ilustrasi Giliran PNS Kena Masalah karena Status di Facebook: Satu Dipecat, Satu Masih Diperiksa.
Ilustrasi Giliran PNS Kena Masalah karena Status di Facebook: Satu Dipecat, Satu Masih Diperiksa. (Grafis Tribun Style)
Halaman
123
Editor: Shafira Rianiesti Noor
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved