Berita OKI

Buaya Berukuran 5 hingga 6 Meter Mucul ke Permukaan Sungai Komering Kayuagung, Gegerkan Warga

Masyarakat yang tinggal di desa Tanjung Serang Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) digegerkan dengan munculnya buaya.

Buaya Berukuran 5 hingga 6 Meter Mucul ke Permukaan Sungai Komering Kayuagung, Gegerkan Warga
TRIBUN SUMSEL.COM/NANDO ZEIN
Dalam beberapa hari terakhir, secara bergantian buaya-buaya itu menaikkan bagian kepalanya, hingga terlihat dan muncul ke permukaan air sungai Komering wilayah Desa Tanjung Serang Kayuagung OKI. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Masyarakat yang tinggal di desa Tanjung Serang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) digegerkan dengan munculnya buaya, yang di perkirakan lebih dari satu ekor.

Dalam beberapa hari terakhir, secara bergantian buaya-buaya itu menaikkan bagian kepalanya, hingga terlihat dan muncul ke permukaan air sungai.

Penampakan buaya ini lantas menjadi viral di media sosial (medsos). Bahkan Dalam video berdurasi singkat yang beredar, tampak buaya berukuran sedang tiba-tiba muncul di atas permukaan Sungai Komering Kayuagung, tepatnya di wilayah Desa Tanjung Serang.

Kendati demikian, hewan reptil diperkirakan berukuran panjang sekitar 5-6 meter dan diduga lebih dari satu ekor, namun kemunculan reptil buas ini justru dinantikan dan menjadi tontonan warga.

Sedangkan sungai dimana buaya itu muncul, sebelumnya dijadikan warga sekitar sebagai tempat beraktivitas, seperti mandi, dan mencuci.

Aniaya Istri dan Anaknya, Seorang Bapak di Kecamatan Belimbang Muaraenim Ini Diamankan Polisi

Pencuri Motor di Masjid Al Muttaqin Bayung Lencir Muba Terpaksa Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Wanita Cantik di Babel Rekam dan Sebar Video Berhubungan Intimnya, Sang Pacar Marah, Begini Nasibnya

"Saya sudah saksikan dengan mata kepala sendiri, bahwa buaya tersebut memang benar adanya," ucap Yuni warga sekitar, saat ditanya perihal tersebut, Kamis (31/10/2019) sore.

Salah satu masyarakat Desa Tanjung Serang yang sering menggunakan air sungai ini juga mengungkapkan, semenjak ada buaya, sudah beberapa hari warga tidak berani turun untuk beraktivitas seperti mencuci.

"Buaya muncul di sungai yang kedalamannya sekitar 5 meter. Walaupun air sungai mengalir, tetapi terlihat kalau buayanya tidak berpindah-pindah,"

"Makanya jadi tontonan warga, karena kalau dilihat baik siang maupun malam, timbul disitu-situ saja," jelasnya.

Lebih lanjut ia menyatakan, sebelumnya pernah terlihat buaya yang timbul di lebak yang berada di seberang desa, tetapi tidak menetap seperti ini, buaya tersebut berpindah-pindah lokasi. Dan lebaknya juga saat ini tidak kering serta masih dipenuhi air.

"Walaupun menjadi tontonan tetapi warga merasa khawatir, sebab siapa tau buaya tersebut lapar. Padahal selama ini, sejak saya lahir, tidak pernah ada buaya yang muncul tidak pindah-pindah," tutupnya.

Laporan wartawan tribun sumsel.com/Nando Zein

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved