Berita Palembang
Pegawai Hotel Rian Tewas Ditusuk Pengunjung Hotel saat Berada di Room Karaoke
Aan Yohnizar, seorang pegawai Hotel Rian tewas ditikam oleh D, diduga seorang yang sering mengunjungi hotel tersebut, Minggu (27/10/2019).
Laporan wartawan sripoku.com, Haris Widodo
SRIPOKU.COM,PALEMBANG--Aan Yohnizar, seorang pegawai Hotel Rian tewas ditikam oleh D, diduga seorang yang sering mengunjungi hotel tersebut, Minggu (27/10/2019).
Penusukan terjadi di dalam room karaoke hotel yang berada di Jalan Penindustrian II Palembang, saat korban sedang bernyanyi.
Belum diketahui apa motif penusukan yang menyebabkan pegawai hotel sebagai sopir ini meninggal dunia.
Hingga berita ini diturunkan jenazah korban sedang berada di Forensik RS Bhayangkara untuk divisum.
Kakak kandung Korban, Zuliza mengaku tak tahu apa penyebabnya. Namun dia ada di lokasi kejadian saat adik kandung dan pelaku bertengkar didalam room karaoke Hotel Rian Palembang tersebut.
"Saat itu aku lagi nyuci mobil di halaman parkir mobil kemudian aku naik ke lantai 2 room karaoke dan melihat beberapa room karoke yang kotor. Lalu saya melihat ada room terkunci yang melihat 5 orang di ruangan room karoke 231 tersebut. Ada adik saya, Angga, satu lagi tidak saya kenal dan 2 orang perempuan,"kata Zuliza saat ditemui di Instalasi Forensik Bhayangkara Palembang, Minggu (27/10/2019).
• Setelah FN tidak Berdaya, Tersangka Mencabuli Korban dan Meninggalkannya Sendirian di Semak-semak
• Pelaku Begal Sadis Beraksi di 36 Ilir Palembang, Motor Diambil dan Korbannya Ditusuk Tiga Liang
• Semburan Air Setinggi 50 Meter Muncul dari Pipa Sumur Bor di Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten OKI
Kemudin dirinya masuk kedalam room tersebut tepat di sebelah adiknya. Tiba-tiba adik kandungnya berdiri dan menuju pintu keluar sementara Zuliza masih di dalam room.
Tak lama kemudian dia melihat kearah pintu masuk room karoke melihat adiknya sedang berkelahi dengan Didi dan dia menghapiri keduanya.
Saat dihampiri Didi berlari keluar hotel dan Zuliza melihat adik kandungnya tersebut dalam keadaan berdarah.
"Aku liat dia (pelaku Didi) membawa senjata tajam dan berlari keluar. Kemudian mau dikejar adik tapi kulihat dia lagi kondisi berdarah tubuhnya dan tangannya. Langsung ku bawa ke RS sampe disana dia mengerang kesakitan dan tewas,"kata kakak kandungnya tersebut.
Dari kerterangannya pelaku tersebut memang sering ke hotel Rian Cottage.
"Hotel itukan punya keluarga jadi aku dan adik kerja juga disitu sudah lama. Yang aku tahu pelaku itu keluarga juga tapi tidak tahu dari sebelah mana,"kata Zuliza.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/zuliza.jpg)