Inilah Sayur Paling Sehat dan Kaya Nutrisi, ada Bayam, Kale, Brokoli, Wortel dan Tomat

Semua sayuran mengandung vitamin, mineral, maupun serat yang menyehatkan. Dari sekian banyak jenis sayur, ada beberapa yang sangat menonjol dan diangg

Tayang:
Editor: Bejoroy
Tribuntravel.com
Ilustrasi sayur-sayuran. 

Semua sayuran mengandung vitamin, mineral, maupun serat yang menyehatkan. Dari sekian banyak jenis sayur, ada beberapa yang sangat menonjol dan dianggap paling menyehatkan.

Hal ini dilihat dari kebutuhan nutrisi dan manfaatnya untuk kesehatan.

Berikut adalah daftar sayuran yang harus Anda konsumsi demi kebaikan tubuh seperti dilansir Medical News Today:

Daftar sayuran paling sehat

1. Bayam

Ilustrasi bayam
Ilustrasi bayam.

Sayuran hijau ini kaya akan zat besi. Bayam juga merupakan sumber kalsium, vitamin, dan antioksidan.

Penelitian tentang bayam mengungkap, sayuran ini dapat menurunkan tekanan darah dan bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Karena hal itu, bayam adalah tambahan yang bagus untuk semua makanan bebas daging atau susu.

Satu cangkir bayam mentah sebagian besar terdiri air dan hanya mengandung 7 kalori. Selain itu, bayam juga menyediakan:

  • Vitamin K untuk kebutuhan harian penuh orang dewasa
  • Vitamin A dengan jumlah yang tinggi
  • Vitamin C
  • Magnesium
  • Folat
  • Besi
  • Kalsium
  • Antioksidan

Cara menikmati bayam
Kebanyakan orang menikmati bayam mentah dalam salad, sandwich ataupun smoothies.

Bayam yang dimasak juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan dan merupakan tambahan yang bagus dalam hidangan pasta maupun sup.

2. Kale

 
Ilustrasi kale
Ilustrasi kale

Kale adalah sayuran berdaun hijau yang sangat populer karena memiliki segudang manfaat kesehatan. Sayur ini memberikan 7 kalori per cangkir serta vitamin A, C dan K.

Kale bermanfaat bagi orang dengan kolestrol tinggi.

Sebuah studi kecil melaporan bahwa pria dengan kolestrol tinggi yang meminum 150 mililiter jus kale selama 12 minggu mengalami:

  • Pengurangan 10 persen lipopretein densitas rendah, atau kolestrol “jahat”
  • Peningkatan 27 persen lipoprotein densitas tinggi, atau kolestrol “baik”
  • Penilitian lain juga menunjukkan bahwa jus kale mengurangi tekanan darah, kolestrol darah serta kadar gula darah.
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved