Berita Lahat

Pemkab Lahat Larang Masyarakat Menggelar Orgen Tunggal di Malam Hari, Banyak Mudaratnya

Terlalu banyak dampak negatifnya, Pemkab Lahat meminta agar warga tidak lagi menggelar orgen tunggal (OT) pada malam hari.

Pemkab Lahat Larang Masyarakat Menggelar Orgen Tunggal di Malam Hari, Banyak Mudaratnya
SRIPOKU.COM/ EHDI AMIN
Wakil Bupati Lahat H Haryanto SH, MM, MBA 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.CON, LAHAT - Terlalu banyak dampak negatifnya, Pemkab Lahat meminta agar warga tidak lagi menggelar orgen tunggal (OT) pada malam hari.

Wakil Bupati Lahat, H Haryanto SE MM MBA, mengatakan hiburan orgen tunggal hanya boleh dilaksanakan pada waktu yang telah dianjurkan dan stop OT pada saat malam hari. 

" Mengenai acara hiburan organ tunggal malam jangan ada lagi. Kita sudah memberikan batas waktu, antara jam 06.00 WIB ( pagi ) sampai pukul 18.00 WIB," tegasnya, Minggu (13/10).

Dikatakan Haryanto adanya acara hiburan malam OT tersebut, mengundang banyak mudarat. Seperti peredaran Narkoba, Minuman Keras ( Miras ), sehingga menimbulkan tindak kriminal, seperti perkelahian hingga terjadi penganiayaan antar warga.

Kabut Asap Kembali Pekat, Dinas Pendidikan Palembang Imbau Siswa TK/PAUD hingga SMP Masuk Pkl 08.00

Nunggak Pajak, Warga PALI Tak Bisa Kredit ke Bank. Terlambat Bayar Denda 2 Persen

Minim Air, Perugas Pemadam Kebakaran di 16 Ulu Sedot Air Di Kolam Retensi

" Banyak mudaratnya. Peredaran narkoba, miras, perkelahian hingga berujung penusukan. Bahkan mengundang banyaknya biduan tempel yang datang," ungkapnya.

Senada diungkapkan, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap melalui Kapolsek Mulak Ulu, AKP Kasmini Darda terkait larangan OT tersebut.

Kapolres mengajak kaum ibu-ibu untuk menolak kedatangan biduan tempel, meskipun belum ada aturan yang melarang keberadaan biduan tempel tersebut dan membuat izin apabila akan melaksanakan acara OT.

" OT kalaupun harus digelar siang hari saja, jadikan OT untuk hiburan keluarga bukan menjadi ajang biduan tempel untuk membius bapak-bapak nyawer,," ungkapnya seraya mengajak masyarakat untuk menolak jika ada dari luar akan menjual miras saat OT atau laporkan langsung kepada pihak kepolisian. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved