Berita Lahat

Pedagang di Pasar Lematang Lahat Resah, Tersiar Kabar Lapak Baru Mereka akan Dikenakan Tarif

Sejumlah pedagang di pasar Lematang Lahat, yang sebelumnya lapak mereka terkena penertiban oleh Pemkab Lahat, kini resah.

Pedagang di Pasar Lematang Lahat Resah, Tersiar Kabar Lapak Baru Mereka akan Dikenakan Tarif
SRIPOKU.COM/ EHDI AMIN
Sekda Lahat, Januarsyah Hambali, saat meninjau Pasar Lematang beberapa waktu lalu untuk melihat lokasi yang dijadikan tempat relokasi bagi pedagang. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT  - Sejumlah pedagang di pasar Lematang Lahat, yang sebelumnya lapak mereka terkena penertiban oleh Pemkab Lahat, kini resah.

Pasalnya, lapak baru yang sebelumnya dijanjikan gratis oleh Pemkab Lahat, tersebar kabar akan dikenakan tarif.

Bahkan, isu yang beredar di kalangan pedagang, tarif yang dikenakan mencapai Rp3,7 juta.

Hal ini seperti diungkapkan Yanti, salah seorang pedagang.

Yanti mengaku mendapat informasi ada pungutan liar kepada para pedagang yang menempati lapak baru yang disediakan Pemkab Lahat, di pasar Lematang.

"Ya ada informasi kepedagang terkait adanya pungutan. Kami sesama pedagang bingung dan mempertanyakan informasi tersebut. Pasalnya, sebelum lapak lama dibongkar untuk dibangun lapak baru, Pemkab Lahat sudah berjanji untuk menggratiskan. Makanya kami berencana menanyakan langsung ke Pemkab Lahat," ujarnya.

Pemkab Lahat Larang Masyarakat Menggelar Orgen Tunggal di Malam Hari, Banyak Mudaratnya

Nunggak Pajak, Warga PALI Tak Bisa Kredit ke Bank. Terlambat Bayar Denda 2 Persen

SEDANG BERLANGSUNG Link Live Streaming Brasil vs Nigeria, Tonton Via HP Sekarang di TV One (Video)

Terpisah, Kepala UPTD Pasar Lematang, Alfarabi memastikan lapak Pasar Lematang yang yang baru direnovasi akan diberi secara gratis kepada para pedagang.

"Memang ada informasi itu (pungli lapak). Kami imbau pedagang tidak percaya, silahkan laporkan bila ada orang meminta biaya, apalagi mengatasnamakan Pemkab Lahat," tegasnya, Minggu (13/10).

Sebelumnya, salah satu pasar terbesar di Kabupaten Lahat itu direnovasi, Bupati Lahat telah mengeluarkan aturan untuk membebaskan biaya lapak kepada pedagang.

Sehingga biaya renovasi dianggarkan melalui APBD.

"Sudah jelas-jelas renovasi bukan untuk memberatkan pedagang. Pemkab Lahat ingin mempercantik Pasar Lematang, tanpa membebani pedagang," tegasnya. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved