Terancam Ditutup Karena Tunggakan BPJS , RSUD Rabain Muaraenim Tetap Berikan Pelayanan Prima

Terancam Ditutup Karena Tunggakan BPJS , RSUD Rabain Muaraenim Tetap Berikan Pelayanan Prima

Terancam Ditutup Karena  Tunggakan BPJS , RSUD Rabain Muaraenim Tetap Berikan Pelayanan Prima
SRIPOKU.COM/ARDANI
Meski tunggakan BPJS Kesehatan puluhan miiar belum dibayar, namun RSUD dr HM Rabain Muaraenim, tidak akan mengurangi pelayanan kepada pasien sedikitpun, Senin (7/10). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM,---Meski tunggakan BPJS Kesehatan puluhan miiar belum dibayar, namun RSUD dr HM Rabain Muaraenim, tidak akan mengurangi pelayanan kepada pasien sedikitpun.

"Kita akan tetap melayani semaksimal dan semampu mungkin," ujar Plt Direktur RSUD dr HM Rabain Muaraenim, dr H Yan Riyadi MARS, Senin (7/10/2019).

Dari pantauan di lapangan, terlihat pelayanan di RSUD Rabain Muaraenim yang tekah menjadi RS Type B yang merupakan RS rujukan, masih tetap berjalan seperti biasa melayani pasien.

Menurut Yan Riyadi, yang merangkap sebagai Kepala Dinas BKKBN Muaraenim ini, mengatakan, sampai saat ini, pelayanan kepada pasien tetap berjalan normal seperti biasa dan tidak ada masalah sedikitpun apalagi sampai mengurangi pelayanan.

Dengan kondisi keuangan RSUD Muaraenim sampai saat ini masih mampu menalangi dua bulan kedepan untuk operasional dan membeli obat-obatan. Dan ketika ditanyakan mengenai tunggakan BPJS yang membuat keuangan RSUD Rabain menipis, ia memilih enggan menjawab.

"Masalah ini, BPJS Kesehatan yang bisa menjawab, kalau kita hanya mengobati," pungkasnya.

Kepala dinas Kesehatan Muaraenim Vivi Mariani, S.Si, M.Bmd, Apt melalui staf Layanan Kesehatan, Rujukan dan Jaminan Kesehatan, Rian Uthami Skm Mph mengatakan untuk kewajiban premi pembayaran BPJS Kesehatan sudah dilunasi dari bulan Januari hingga bulan September 2019. Dimana pada pembayaran pertama mulai bulan Januari - April sebesar Rp 14.291.717.000,- dan pembayaran kedua pada bulan Mei - Agustus senilai Rp 17.936.205.000.

Untuk pembayaran premi semua kewajiban sudah dilakukan, karena layanan kesehatan merupakan salah satu dari program Kabupaten Muaraenim Merakyat. Untuk jumlah PBI (Penerima Bantuan Iuran) di Kabupaten Muaraenim sebanyak 187.924 jiwa, yang berasal dari PBI APBD Provinsi 9.950 jiwa, PBI APBD Muaraenim 165.879, PBI PTBA 8.695 jiwa, dan PBI Pajak Rokok 3.400 jiwa.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved