Jadi Pengacara Sukses, Ini Rumah Hotman Paris di Sumatera Utara, Sederhana Pakai Kayu untuk Menopang
Jadi Pengacara Sukses, Ini Rumah Hotman Paris di Sumatera Utara, Sederhana Pakai Kayu untuk Menopang
Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: Fadhila Rahma
Jadi Pengacara Sukses, Ini Rumah Hotman Paris di Sumatera Utara, Sederhana Pakai Kayu untuk Menopang
SRIPOKU.COM - Siapa yang tak kenal dengan sosok Hotman Paris?
Ya, sebagian besar masyarakat Indonesia tahu akan sosok pengacara kondang Hotman Paris.
Kiprahnya dalam menangani kasus-kasus besar sepertinya tak lagi diragukan.
Tak heran, kerap menangani kasus-kasus besar, Hotman Paris kini menjadi salah satu pengacara handal nan kaya raya.
Dari Instagram pribadinya, Hotman Paris bahkan kerap memamerkan hartanya.
Dari mulai pakaiannya yang mahal, mobil mewah hingga vila mewah yang dimiliki Hotman Paris di Bali.
• Lucinta Luna Tak Sengaja Sebut Identitas Asli, di Depan Nafa Urbach Akhirnya Akui Dirinya Laki-laki
• Emosi Memuncak Dulu Ragu Bilqis Anaknya Enji Tiba-tiba Beri Ayu Ting Ting Somasi, Astrid Tiar Sewot!
• Buruh Bangunan Dikeroyok Lima OTD, Leher dan Dada Luka Hingga Harus Operasi
Akan tetapi, ternyata rumah mewah dan villanya di Bali, sangat berbeda dengan rumah masa kecil Hotman Paris di Sumatera Utara.
Pasalnya, rumah masa kecil Hotman Paris di Sumatra Utara tampak sederhana dan jauh dari kesan mewah.
Dilansir Sripoku.com dari Grid.id, meski terbilang jauh dari kata mewah, namun di sanalah Hotman Paris lahir dan dibesarkan kedua orangtuanya hingga menjadi sukses seperti sekarang.
Tak hanya berasal dari daerah, Hotman juga mengaku mengawali hidupnya dengan keadaan yang sederhana.
Wajar saja bila Hotman Paris kini menjadi salah satu pengacara sukses, usaha dan kerja kelas pun selalu dilakukannya.
Diketahui Hotman Paris rutin bangun pagi, langsung berolahraga, dan pada pukul 06.00 WIB sudah langsung membuka kantor.
Bila melihat hal ini wajar saja bukan, Hotman Paris kini sukses melakoni karir sebagai pengacara.
Bahkan dilansir dari laman Tribun Jateng Hotman Pernah mengaku memiliki sertifikat hingga sejumlah 500.