Gaji Tak Dibayar Kades Sebubus, Purnomo dan Andi Sita Mesin Genset Milik Pemprov Sumsel

Gaji Tak Dibayar Kades Sebubus, Purnomo dan Andi Sita Mesin Genset Milik Pemprov Sumsel

Gaji Tak Dibayar Kades Sebubus, Purnomo dan Andi Sita Mesin Genset Milik Pemprov Sumsel
SRIPOKU. COM/MAT BODOK
Gaji Tak Dibayar Kades Sebubus, Purnomo dan Andi Sita Mesin Genset Milik Pemprov Sumsel 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN-Gaji Tak Dibayar Kades Sebubus, Purnomo dan Andi Sita Mesin Genset Milik Pemprov Sumsel

Purnomo (34) dan Andi (33) keduanya warga Desa Muara Padang Jalur buntu Kecamatan Muara Padang, nekat mengambil mesin air di posko serasi jalur 11 Desa Sebubus, setelah tak ada kejelasan soal gaji yang dijadikan Kades Sebubus.

Kedua marah, namun akibat ulah nekat ini,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin melalui Desa Sebubus Kecamatan Air Kumbang dirugikan. Karena kedua tersangka telah melanggar pasal 368 KUHPidana, di posko serasi, selamatkan rawa sejahterakan petani.

Keduanya meringkuk di sel tahanan Mapolsek Air Kumbang.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk melalui Paur Humas Bripka Riduan, Sabtu (28/9/2019) mengatakan, ditangkapnya kedua tersangka berdasarkan, LP/B- 03 /IX/2019/sumsel/BA/SEK AK Tanggal 25 September 2019.

Keduanya nekat mengambil alat mesin air, untuk pencegahan terjadinya kebakaran hutan lahan dan kebun di wilayah Desa Sebubus.

"Pemerintah desa melalui Kepala Desa Sebubus Kecamatan Air Kumbang yang melaporkan terkait berpindahnya alat mesin air, untuk pencegahan kebakaran, " kata Bripka Riduan panjang lebar. Setelah itu, Kapolsek Air Kumbang melakukan pengkapan.

Kapolsek Air Kumbang Iptu Gunawan Sahferi SH dan Kanit Reskrim Ipda Tomas SP SH menjelaskan kronologis kejadian yakni, pada hari Rabu tanggal 23 September 2019 sekira pukul 14.00, para tersangka datang ke camp, posko serasi jalur 11 Desa Sebubus dan menanyakan Kades Sebubus dengan mengatakan, untuk minta uang jaga alat.

Lalu, tutur Kapolsek Air Kumbang, saat itu Kades tidak ada, yang ada hanya Nang Junaidi yang sedang bekerja.

Ketika itulah, keduanya bergegas melepasi mesin tanpa menghiraukan Nang yang berulang kali melarangnya.

"Tersangka tetap membawa mesin genset milik pemprov yang dihibahkan ke Desa Sebubus dengan cara dipikul lalu dinaikkan keperahu dan dibawa ke Desa Muara Padang Jalur Buntu dengan tujuan agar Kades Sebubus segera membayar uang jag," jelas Iptu Gunawan diperkirakan kerugian Rp 12 juta.

Ditambahkan Kanit Reskrim Ipda Tomas SP SH, pada saat penangkapan, kedua tersangka tidak ada perlawanan dan mengakui telah memindahkan mesin dari lahan ke rumah mereka dengan dalih, mengharapkan kades segera membayar gaji selama menjaga mesin karhutlabun.

"Kita amankan satu unit mesin genset merk Kubota 85 P, satu unit Dynamo 3000 watt, besi tapakan mesin, satu batang bambu panjang 3 meter, satu unit perahu sampan, empat buah kunci pas dengan ukuran 14,16, 17 dan 18," tandas Ipda Tomas.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved