Puasa Senin Kamis: Tips Wanita Merawat Kecantikan Terapi yang Diajarkan Nabi SAW 14 Ada Lalu
Puasa Senin Kamis: Tips Wanita Merawat Kecantikan Terapi yang Diajarkan Nabi SAW 14 Ada Lalu
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: pairat
HADITS-HADIST KEUTAMAAN PUASA SENIN KAMIS:
1. Rasulullah Memilih Hari Senin Kamis untuk Puasa
Puasa Senin Kamis adalah pilihan Rasulullah, di mana hari Senin Kamis dianggap hari yang juga istimewa.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.”
(HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739. All Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Usamah bin Zaid berkata:
“Aku berkata pada Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam;
“Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya;
“Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.”
Lalu beliau bersabda;
“Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (pada Allah). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An Nasai no. 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi yaitu shahih dilihat dari jalur lainnya).
2. Hari Diutus dan Diturunkannya Wahyu:
Senin dan Kamis dikenal sebagai hari mulai, makanya Puasa Senin Kamis dianjurkan, karena turunnya wahyu dari Allah dan Rasulullah diutus.
Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab:
3. Dibukakan Pintu Surga Ar Rayan:
Surga Ar Rayyan secara bahasa berarti puas, segar dan tidak haus. Sebab Ar Rayyan ini adalah salah satu pintu di surga dari delapan pintu yang ada, dan Surga Ar Rayyan adalah Pintu Surga yang disediakan khusus bagi orang yang berpuasa
“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162)
“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setia hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim no. 2565).
KEISTIMEWAAN PUASA SENIN KAMIS