Berita Pagaralam

Kapolres Pagaralam : Jika Ada Warga Bakar Hutan dan Lahan Kita Tangkap, Tidak Ada Toleransi

Kapolres Pagaralam : Jika Ada Warga Bakar Hutan dan Lahan Kita Tangkap, Tidak Ada Toleransi

Kapolres Pagaralam : Jika Ada Warga Bakar Hutan dan Lahan Kita Tangkap, Tidak Ada Toleransi
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Kapolres Pagaralam : Jika Ada Warga Bakar Hutan dan Lahan Kita Tangkap, Tidak Ada Toleransi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

Kapolres Pagaralam : Jika Ada Warga Bakar Hutan dan Lahan Kita Tangkap, Tidak Ada Toleransi

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Jajaran Polres Kota Pagaralam Rabu (18/9/2019) menggelar apel gabungan bersama Instansi terkait Kodim Lahat, Basarnas, PBK, Sat Pol PP, Dishub Kota Pagaralam dalam rangka menghadapi bencana alam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah).

Sebagai pemimpin apel, Kapolres AKBP Trisaksono Puspo Aji SIk menyampaikan bahwa saat ini ada beberapa wilayah yang sedang bejibaku memadamkan api akibat kebakaran hutan dan lahan.

Saat ini titik hot spot terbanyak berada di Kalimantan Tengah, Riau dan sebagian di Sumatera.

"Untuk di wilayah Kota Pagaralam sudah beberapa kali kita melakukan pemadamam. Bahkan ada beberapa orang yang kita amankan karena diduga melakukan pembekaran hutan," ujar Kapolres saat memimpin apel, Rabu (18/9/2019).

Puasa Senin Kamis: Tips Wanita Merawat Kecantikan Terapi yang Diajarkan Nabi SAW 14 Ada Lalu

14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Agil Penderita Kanker di Sinetron Bidadari 3, Jadi Sahabat Ria Ricis!

Tata Cara Sholat Istisqo (Istisqa), Sholat Minta Hujan, Lengkap dengan Doa Bahasa Arab dan Indonesia

Kapolres menyampaikan agar seluruh istansi terkait harus mempunyai andil untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan.

Pasalnya jika api sudah besar maka akan sulit dipadamkan.

"Lebih baik mencegah daripada memadamkan. Karena jika api sudah besar maka akan sulit dipadamkan," katanya.

Diharapkan setelah pelaksanaan apel ini semua instandi dapat membuat WA Group agar jika ada kebakaran hutan dan lahan bisa dikirmkan foto dan koordinatnya sehingga seluruh pihak terkait bisa melakukan pemadaman api.

Sebelum Beli Produk Barang Apapun di Pasar, Dinas Perdagangan Sumsel Minta untuk Perhatikan Hal Ini!

Gubernur Sumsel Herman Deru Dikritik Artis Melanie Subono, Pajang Bayi Meninggal Karena ISPA

BREAKING NEWS : Mobil Tabrak Pertamini di Jalintim OKI, Satu Keluarga Terbakar, Bocah 3 Tahun Tewas

"Yang paling penting edukasi kepada masyarakat untuk sama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan di wilayah setempat dengan bersama-sama melakukan koodinasi yang baik. Ini tugas kita bersama untuk menciptakan Kota Pagaralam yang sejuk sehingga anak cucu kita bisa hidup sehat terhindar dari penyakit Ispa," harapnya.

Ditegaskan Kapolres, dalam rangka penegakan hukum terhadap pembakaran hutan dan lahan akan dilakukan tindakan keras dan tegas, tidak ada toleransi karena pembakaran hutan akan berdampak luas dan dapat merugikan orang lain.

"Masing- masing instansi dapat membuat spanduk dan pamflet kemudian disosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat mempunyai kesadaran untuk tidak membakar hutan dan lahan," harapnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved