Tindaklanjut Laporan Rawan Kriminal, Tim Gabungan Satreskrim Polresta Palembang Amankan Musi II

Menyikapi maraknya aksi curas yang terjadi di kawasan Jembatan Musi II Palembang, Satuan Reskrim Polresta Palembang membentuk tim gabungan.

Tindaklanjut Laporan Rawan Kriminal,  Tim Gabungan Satreskrim Polresta Palembang Amankan Musi II
SRIPO/Andi wijaya
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, saat mengelar Apel di kawasan Musi II, untuk mengelar patroli di kawasan tersebut, menindaklanjuti aksi-aksi curas di kawasan tersebut, Kamis (12/9). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menyikapi maraknya aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di kawasan Jembatan Musi II Palembang, Satuan Reskrim Polresta Palembang membentuk tim gabungan.

Tim ini akan melakukan patroli di kawasan yang masuk dalam jaringan jalan nasional tersebut.

"Kita akan fokus pada kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat belakangan ini," ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, setelah memimpin apel tim gabungan di sebuah kawasan di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Kamis (13/9).

Lanjut Edi, tim gabungan terdiri dari Team Khusus Anti Bandit (Tekab 134) Satuan Reskrim Polresta Palembang, Polsek IB I, Polsek IB II, Polsek Kertapati dan Polsek Gandus. Dibentuknya tim ini, akan melakukan patroli bersifat hunting (berburu) pelaku kejahatan di kawasan Musi II.

Satlantas Polresta Palembang Keluarkan Surat Tilang 3.786 Lembar, Meningkat 65 Persen

Tinggal Kenangan, Inilah 9 Potret Keakraban BJ Habibie dan Rekan Artis : Selamat Jalan Eyang Habibie

Satgas Gabungan Berjibaku Padamkan Api, 50 Hektar Lahan Kebun Sawit di Karang Dapo Muratara Terbakar

"Kita fokus hunting di wilayah-wilayah mulai dari Simpang Macan Lindungan, lalu sepanjang Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Jembatan Musi II, Jalan Mayjen Yusuf Singadekane hingga Keramasan, Kertapati hingga perbatasan Kabupaten Ogan Ilir," beber Edi.

Edi menegaskan, timnya tidak segan menindak tegas pelaku kejahatan yang membahayakan petugas maupun masyarakat umum. Jika ditemukan pelaku kejahatan jalanan, aparat kepolisian yang dilibatkan akan ambil tindakan sesuai dengan intensitas kondisi di lapangan. Ini demi keselamatan petugas maupun keselamatan orang lain.

Seperti diketahui, dua kasus penembakan terhadap warga sipil terjadi di kawasan Musi dalam sepekan terakhir. Polisi pun tidak tinggal diam dengan kasus yang dinilai sangat meresahkan tersebut.

"Ini komitmen kami untuk menyikapi kondisi di lapangan di mana intensitas kejahatan cukup tinggi. Maka, ini memang tugas kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat," tutup Yon Edi Winara. (diw)

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved