Sebaiknya Dihindari - Inilah 6 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi, dari Roti hingga Daging Olahan

Kolesterol kerap diasosiasikan sebagai zat jahat menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit di dalam tubuh. Atas dasar inilah, kita kerap mendengar

Sebaiknya Dihindari - Inilah 6 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi, dari Roti hingga Daging Olahan
Insomniaku.co
Ilustrasi - Inilah 6 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi, dari Semua jenis roti, Gorengan, Makanan cepat saji, Popcorn, dan permen dan Minuman bersoda dan es krim dan Daging Olahan. 

Inilah 6 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi, dari Semua jenis roti, Gorengan, Makanan cepat saji, Popcorn, dan permen dan Minuman bersoda dan es krim dan Daging Olahan.

SRIPOKU.COM - Kolesterol kerap diasosiasikan sebagai zat jahat menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit di dalam tubuh. Atas dasar inilah, kita kerap mendengar anjuran untuk mengurangi bahkan menghindari makanan penyebab kolesterol sejak dini.

Tetapi, tahukah kamu bahwa kolesterol sebetulnya merupakan komponen yang dibutuhkan oleh tubuh? Ya, dalam kondisi normal, zat yang diproduksi oleh hati ini berguna untuk membangun membran sel, hormon, vitamin D, serta berfungsi mencerna lemak.

Campuran 3 Bahan Ini Ampuh Menyembuhkan Berbagai Penyakit, Diantaranya Kolesterol Dan Kardiovaskular

Inilah 5 Manfaat Konsumsi Daging Ayam Setiap Hari: Salah Satunya Atur Kadar Kolesterol

Zat ini menjadi jahat ketika gaya hidup kita menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak kolesterol, misalnya dengan mengonsumsi berbagai makanan penyebab kolesterol tinggi.

Ketika zat ini menumpuk di arteri jantung, ia akan menyebabkan penyumbatan yang kemudian menimbulkan penyakit tertentu, seperti jantung koroner, serangan jantung, atau stroke.

Meskipun demikian, terdapat berbagai cara menurunkan kolesterol yang bisa kita jalani. Salah satunya melalui konsumsi makanan yang rendah kolesterol.

Penyebab kolesterol tinggi
Kadar kolesterol kita dikatakan tinggi jika terdapat terlalu banyak ‘kolesterol jahat’ (low-density lipoprotein atau LDL) di dalam darah. Kondisi ini bisa diperparah jika kita juga memiliki level ‘kolesterol baik’ (high-density lipoprotein atau HDL) yang rendah.

Ini terjadi ketika kita tidak memerhatikan makanan yang masuk ke tubuh. Makanan yang dimaksud bukan sekedar mengandung lemak, tapi juga tergolong pada jenis lemak tertentu, yaitu trans fat dan saturated fat.

Trans fat bukan hanya menaikkan LDL, melainkan juga menurunkan kadar HDL di dalam darah sehingga mereka dikategorikan sebagai jenis lemak paling berbahaya.

Trans fat banyak terdapat pada minyak sayur yang diproses secara artifisial atau disebut proses hidrogenasi.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved