Pakai Mobil Teman Untuk Taksol Tapi Malah Dijual, Pria Ini Diciduk Unit Ranmor Polresta Palembang

Pakai Mobil Teman Untuk Taksol Tapi Malah Dijual, Pria Ini Diciduk Unit Ranmor Polresta Palembang

Pakai Mobil Teman Untuk Taksol Tapi Malah Dijual, Pria Ini Diciduk Unit Ranmor Polresta Palembang
SRIPO/Andi wijaya
Rifki (24), pelaku pengelapan mobil temannya sendiri seorang taksi online ketika diamankan dan tengah di periksa di ruang ranmor Polresta Palembang, rabu (11/9). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dengan modus meminjam mobil temannya untuk digunakan sebagai taksi online (Taksol), Rifki  (24) justru tidak mengembalikan mobil jenis Daihatsu Sigra BG 1138 MU milik temannya semasa sekolah SMA dulu, Singgih Wicaksono (23) warga  26 Ilir Bukit Kecil Palembang. Mobil milik Singgih itu mulai dipinjamkan kepada Rifki Arie pada Sabtu 17 Agustus 2019.

Sang pemilik mobil pun mengadukan kasus penggelapan itu ke Polresta Palembang.
Setelah dilakulan penyelidikan, jajaran Unit Ranmor Polresta Palembang membekuk Rifki Arie (24) saat sedang nongkrong di Pasar 26 Ilir, Selasa (10/09) sekitar pukul 23.00.

Kasat Reskrim Porlesta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana membenarkan bahwa anggota Unit Ranmor berhasil mengamankan pelaku penggelapan mobil Taksol saat sedang nongkrong di Pasar 26 Ilir.

"Pelaku ditangkap saat anggota unit Ranmor melakukan patroli dan ketika melintasi di Pasar 26 Ilir, anggota melihat pelaku dan langsung mengamankannya," kata AKP Ginanjar, Rabu (11/09).

BREAKING NEWS : Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun BJ Habibie Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Soebroto

Terjaring Razia Gabungan Didapati Bawa Sajam Pegawai Indomaret Diamankan

Pelaku terancam hukuman kurungan empat tahun penjara.

Sedangkan Rifki mengaku, dia menggelapkan mobil sahabatnya semasa SMA itu karena butuh uang. Untuk mengelabui korban, Rifki mengaku berpura-pura meminjam mobil kepada korban untuk melanjutkan menarik penumpang sebagai supir taksi online.

"Waktu itu saya meminjam mobil korban dengan alasan untuk menarik penumpang, lalu mobil dipinjamkannya," kata Rifki seraya menyebutkan, setelah mendapatkan mobil korban langsung dijualnya seharga Rp 15 juta di daerah Lubukinggau dan uangnya sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari. (diw)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved