Terjaring Razia Gabungan Didapati Bawa Sajam Pegawai Indomaret Diamankan

Terjaring Razia Gabungan Didapati Bawa Sajam Pegawai Indomaret Diamankan

Terjaring Razia Gabungan Didapati Bawa Sajam Pegawai Indomaret Diamankan
SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
Indra (20), pegawai Indomaret, ketika diperiksa petugas pidum, lantaran didapati sajam saat razia gabungan, Rabu (11/9). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sedang nongkrong di Jalan Balap Sepeda kawasan Kampus Palembang pada Selasa (10/09) malam sekitar pukul 23.30, Indra (20) terjaring razia gabungan Rekskrim Polresta Palembang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP).

Dari balik pinggang lelaki yang beralamat di Desa Kebun Karet Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin itu, terselip senjata tajam (Sajam) cap garpu. Indra pun diamankan oleh Reskrim Polresta Palembang untuk menjalani pemeriksaan.

Indra mengaku, dia bekerja di minimarket Indomaret kawasan Talang Kelapa. Dia sedang bersantai di kawasan Jalan Balap Sepeda depan TVRI, Selasa (10/09) sekitar pukul 23.30.

Saat nongkrong itulah Indra terjaring razia dipimpin Kasub Opsnal Pidum (Pidana Umum) Polresta Palembang, Ipda Andrean. Setelah digeledah, dari balik pinggang Indra ditemukan satu bilah senjata tajam jenis cap garpu.

“Saya bawa senjata tajam itu buat jaga diri saja, karena saya pulang kerja malam," kata Indra yang dibincangi, Rabu (11/09) seraya mengaku sudah 1 tahun 6 bulan bekerja di Indomaret.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara dan Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana melalui Kanit Pidum, Iptu Ginting membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku atas nama Indra karena didapati membawa sajam.

"Indra diamankan saat razia gabungan. Ketika diperiksa didapati sajam. Pelaku dikenakan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor.12 Tahun 1951, karena memiliki senjata tajam jenis pisau," katanya. (diw)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved