Kapasitas 1.500 Mahasiswa, Politeknik Energi dan Pertambangan Prabumulih Prioritaskan Putera Daerah

Kapasitas 1.500 Mahasiswa, Politeknik Energi dan Pertambangan Prabumulih Prioritaskan Putera Daerah

Kapasitas 1.500 Mahasiswa, Politeknik Energi dan Pertambangan Prabumulih Prioritaskan Putera Daerah
Sripo/rahma
Prof. Dr. Ir. IGN Wiratmaja, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kementerian ESDM akan membangun Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) di Sumatera Selatan pada 2020. Namun, selain Sumsel tepatnya di Prabumulih, Kementerian telah kembali mengusulkan 15 Politeknik lagi untuk dibangun di sejumlah daerah yang memiliki potensi sumber daya alam pertambangan ataupun sumber energi lainnya, seperti di Sulawesi Tenggara, Riau, Aceh, Kaltim, dan Papua.

Prof Dr Ir IGN Wiratmaja, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan, rencana penambahan pembangunan Politeknik ini sendiri sudah disampaikan ke Presiden RI, Joko Widodo. Lulusan dari Politeknik ke depan akan dapat magang di luar negeri seperti, Australia ataupun negara-negara timur tengah.

"Kita sudah kerjasama dengan pihak luar. Kalau biasanya magang 1-2 bulan, tapi di Politeknik ini bisa sampai satu tahun karena sistem pendidikannya vokasi," ujarnya, Selasa (10/9).

Mahasiswa yang menempuh pendidikan di Politeknik Kementerian ESDM, kata IGN, diprioritaskan adalah putra-putri daerah dari penghasil sumber daya alam. Seperti di Sumsel, PEP Prabumulih akan memprioritaskan putra-putri asli daerah, namun tidak menutup kemungkinan menerima mahasiswa dari luar Sumsel agar ada bauran budaya.

"Untuk di PEP Prabumulih, tahun depan baru menerima 90-120 mahasiswa. Karena mahasiswa yang akan diterima diusahakan diberikan beasiswa maka syarat yang ditetapkan pertama pintar, kemudian tidak buta warna. Kapasitas mahasiswanya sampai 1.500 jika dioperasikan penuh. Akan ada porsinya kemungkinan 60:40 atau 70:30, yang jelas lebih banyak dari Sumsel,"tambahnya.

Bukan hanya mahasiswa baru lulusan SMA/SMK, tetapi karyawan migas yang sebelumnya telah mendapatkan gelar D1, tetap bisa melanjutkan di Politeknik Prabumulih dengan memanfaatkan beasiswa dari perusahaan. "Sistemnya multi Exit, mereka bisa lanjut D2. Untuk sarjana terapan kita D3 dan D4," ujarnya.

Sementara itu, lahan PEP Prabumulih yang disediakan dari Pemkot Kota Prabumulih 17,5 Hektar, luasan ini akan bertambah lagi. "Pembangunannya bertahap, Master Plan sendiri sudah selesai, Bulan ini detil desain dan akhir tahun kita lelangkan, antara Januari - Maret 2020 dimulai bangun," ujarnya. (cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved