Berita Lahat

Dapat Kabar Akan Adanya Blasting , Warga Merapi-Lahat Tolak dan Pantau Bukit Serelo

Dapat Kabar Akan Adanya Blasting , Warga Merapi-Lahat Tolak dan Pantau Bukit Serelo

Dapat Kabar Akan Adanya Blasting , Warga Merapi-Lahat Tolak dan Pantau Bukit Serelo
Istimewa
komponen instansi pemerintah Desa Ulak Pandan, bersama para tokoh, masyarakat saat meninjau kondisi lingkungan. 

Laporan Wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT  - Kabar akan adanya pertambangan yang akan mengadakan Blasting (Peledakan) dalam mengeksploitasi batu bara di sekitar kawasan Bukit Serelo, membuat warga Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Lahat khawatir.

Warga sendiri akan menolak jika hal itu benar adanya. Bahkan, untuk memastikan secara langsung kondisi lingkungan serta keberadaan kawasan Bukit Serelo, serta memastikan bahwa kawasan ini terus dilestarikan dan tidak terjadi kerusakan lingkungan.

Seluruh instansi Pemerintah Desa Ulak Pandan mulai Kepala Desa, ketua BPD dan Anggota, Ketua LPM dan Anggota, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, beserta unsur masyarakat meninjau lokasi Bukit Serelo yang merupakan icon Kabupaten Lahat.

Kades Ulak Pandan, Susiawan Rama menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi yang sering dilakukan. Mengingat, di lokasi tersebut, ada beberapa lokasi yang disakralkan yakni, lokasi yang mengandung cerita sejarah leluhur. "Minggu (8/9) kami bersama sama untuk memastikan agar kawasan ini tetap dilestarikan, tidak terjadi kerusakan lingkungan," ujarnya. Selasa (10/9).

Senada, Ketua BPD, Mici didampingi anggota BPD Evan Agustriadi menyampaikan bahwa ini merupakan wujud tanggung jawab semua, agar wilayah kawasan bukit serelo ini tetap terjaga. Tidak terjadi perusakan apalagi disekitar wilayah ini adalah kawasan hutan lindung milik negara yang sudah sewajarnya agar dilestarikan dan perhatikan. "Ini tanggung jawab kita bersama agar kawasan ini (Bukit Serelo ) tetap terjaga," ajaknya.

Sementara, Masyarakat Peduli Api ( MPA ) Sirojudin yang ikut dalam kegiatan ini berkomentar bahwa selain wilayah kawasan hutan lindung, lingkungan, flora dan fauna disini juga harus tetap dijaga. Dilestarikan bukan hanya desa Ulak Pandan saja namun juga semua warga di Kabupaten Lahat karena Bukit Serelo ini Icon nya Kabupaten Lahat, bukit yang menjadi kebanggaan semua.

" Apalagi ada kabar beredar dimasyarakat akan adanya perusahaan pertambangan yang akan mengadakan Blasting (Peledakan) dalam mengeksploitasi batu bara di sekitar kawasan Bukit Serelo ini, jelas dan tegas akan kami tolak karena itu jelas merugikan, baik untuk kawasan lingkungan, suara ledakan akan menganggu fauna disekitar dan dampak lingkungannya akan berdampak untuk lingkungan perkebunan warga dan flora di area Icon Kabupaten Lahat itu sendiri," tegasnya.

Dalam tinjauannya, rombongan selain meninjau kawasan Bukit Serelo rombongan juga menyempatkan diri meninjau kawasan Himbe Kemilau ( tanah adat ) yang diduga telah dirusak oleh salah satu perusahaan sekitar untuk kepentingan perusahaan. Dari hasil tinjauan terlihat jelas hutan sudah rusak dan sudah gundul. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved