Sepanjang Agustus, Badan Pusat Statistik (BPS) Catat Propinsi Sumsel Alami Deflasi 0,15 Persen
Sepanjang Agustus, Badan Pusat Statistik (BPS) Catat Propinsi Sumsel Alami Deflasi 0,15 Persen
Penulis: Jati Purwanti | Editor: Welly Hadinata
Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti
Sepanjang Agustus, Badan Pusat Statistik (BPS) Catat Propinsi Sumsel Alami Deflasi 0,15 Persen
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Agustus 2019 mengalami deflasi sebesar 0,15 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan untuk dua kota besar di Sumsel yang mengalami deflasi yaitu Kota Palembang pada angka 0,16 persen dan Lubuklinggau sebesar 0,07 persen.
Komoditas yang berkontribusi terbesar terhadap deflasi di Palembang antara lain bawang merah, daging ayam ras, angkutan udara, dan tomat sayur.
Sedangkan di Lubuklinggau antara lain daging ayam ras, bawang merah, dan tomat sayur.
• Gapura Kampung Cempaka Warna Warni Kota Palembang Juara Umum Festival Gapura Sumsel Maju untuk Semua
• BREAKING NEWS : Pegawai Pemkot Palembang Wajib Naik LRT, Jika tidak Ini Sanksi Bagi yang Melanggar
• Sekda Pagaralam Safrudin Pamit Pensiun, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni : Jadi Panutan Bagi ASN
"Penurunan harga komoditas yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat inilah yang menyumbang turunnya angka deflasi di Sumsel," katanya pada rilis resmi BPS di kantor BPS Sumsel, Senin (2/9/2019).
Sementara itu kata Endang, untuk inflasi di Palembang tahun kalender (kumulatif sampai dengan Agustus 2019) adalah sebesar 1,62 persen, dan inflasi tahunan (year on year), pada Agustus 2019 terhadap Agustus 2018) adalah 2,53 persen.
• Total 9 Orang Tewas dan 1 Masih Terjebak Hingga 1 Jam dalam Truk di Tabrakan Beruntun Tol Cipularang
• Pembunuh Bayaran Teman Siska Sarangheo yang Habisi Ipung Salon Ternyata Seorang Pengamen
• Dituding Tak Nasionalis Ini Jawaban Greg Nwokolo, Berikut Nama-nama Pemain Dicoret dari TC Timnas
Lalu untuk Lubuklinggau inflasi tahun kalender (kumulatif sampai dengan Agustus 2019) adalah sebesar 2,10 persen, dengan Inflasi tahunan (year on year), pada Agustus 2019 terhadap Agustus 2018) adalah sebesar 2,44 persen. Komoditas yang menyumbang
"Jika dirunut dari awal tahun atau dari Januari hingga Agustus 2019 catatan inflasi tahun kalender (kumulatif sampai dengan Agustus 2019)sebesar 1,67 persen, dan Inflasi tahunan (year on year), pada Agustus 2019 terhadap Agustus 2018 sebesar 2,52 persen," jelas Endang.