Lagi Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga, Apa Dampaknya bagi Masyarakat?

BI menurunkan suku bunga acuan atau atau BI7-Day Reserve Repo Rate (BI7DRR) menjadi 5,5 persen tidak langsung memberi dampak signifikan pada pertumbu

Lagi Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga, Apa Dampaknya bagi Masyarakat?
Istimewa
Bank Indonesia. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Kebijakan Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan atau atau BI7-Day Reserve Repo Rate (BI7DRR) menjadi 5,5 persen tidak langsung memberi dampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi.

Kendati demikian, langkah tersebut dapat mendorong masyarakat mengajukan pinjaman kredit ke bank.

Setelah Pengumuman Penurunan Suku Bunga The Fed, Harga Emas Antam Anjlok Dipatok Rp 702.500 Per Gram

Ikuti Jejak Bank Sentral Amerika, BI Turunkan Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin Jaga Stabilitas

Dikutip dari Kontan.co.id, Sabtu (24/8/2019), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dampak dari stimulus moneter tersebut tidak bisa instan. Efektivitas pemangkasan suku bunga terhadap investasi, kata dia perlu waktu beberapa bulan.

Meski begitu, Menko menegaskan BI7DRR turun dapat membuat kecenderungan konsumsi masyarakat lewat kredit.

“Orang akan cenderung melakukannya mumpung lagi turun ya pinjamlah,” kata Darmin di kantor Kementerian Bidan Perekonomian, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Mantan Gubernur BI ini menegaskan sikap BI terbilang lazim lantaran bank sentral global pun telah memangkas suku bunga acuannya. Meskipun, langkah BI lebih cepat daripada The Fed, Darmin memandang sinyal dovish The Fed sudah dilayangkan.

Hal tersebut ditandai dengan yield US Treasury tenor jangka panjang sudah hampir setara dengan jangka pendek.

"Amerika Serikat (AS) dalam jangka panjang ada problem. Jadi meskipun belum diturunkan oleh AS, tapi arahnya akan turun," ungkap Darmin.

Hal tersebut ditandai dengan yield US Treasury tenor jangka panjang sudah hampir setara dengan jangka pendek.

"Amerika Serikat (AS) dalam jangka panjang ada problem. Jadi meskipun belum diturunkan oleh AS, tapi arahnya akan turun," ungkap Darmin.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved