Breaking News

Kisah Seorang Nenek 85 Tahun, Profesor Ahli Farmasi Tapi Pilih Hidup Mandiri di Rusun Lansia

Kisah Seorang Nenek 85 Tahun, Profesor Ahli Farmasi yang Pilih Hidup Mandiri di Rusun Lansia

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Fadhila Rahma
Kompas.com
Kisah Seorang Nenek 85 Tahun, Profesor Ahli Farmasi yang Pilih Hidup Mandiri di Rusun Lansia 

Kisah Seorang Nenek 85 Tahun, Profesor Ahli Farmasi yang Pilih Hidup Mandiri di Rusun Lansia

SRIIPOKU.COM - Dengan alasan tak ingin merepotkan anggota keluarga lain, beberapa dari orang memilih untuk tetap mandiri di masa tuanya. 

Hal tersebut pun sepertinya menjadi pilihan yang di ambil oleh seorang nenek bernama Soewarni Mansjoer.

Nenek berusia 85 tahun punya cerita sendiri soal keputusannya tinggal di Rusun Lansia RIA Pembangunan, Jalan Karya Bhakti, Cibubur, Jakarta Timur.

Nenek
Nenek Soewarni Mansjoer,menceritkan soal keputusannya tinggal di Rusun Lansia RIA Pembangunan, Jalan Karya Bhakti, Cibubur, Jakarta Timur. (Kompas.com)

Melansir dari laman berita Kompas.com, Soewarni sudah sejak 2009 menjadi penghuni Rusun Lansia RIA Pembangunan.

Dikatakan sebelum menempati rusun itu, nenek Soewarni merupakan profesor ahli farmasi kedokteran di Universitas Sumatera Utara (USU).

Dia mengajar di USU sebagai dosen pascasarjana bertahun-tahun hingga akhirnya memutuskan pensiun.

Tinggal di sebuah rusun bukan tanpa sebab bagi Soewarni.

Cerita itu berawal saat sang suami mengajak dirinya untuk hijrah dari Medan ke Jakarta untuk menghabiskan masa tua bersama.

Sang suami pun mengajak dirinya untuk tinggal di Jakarta di sebuah rumah yang kecil dengan mobil dan seorang sopir.

"Katanya kita hijrah ke Jakarta tinggal di rumah yang kecil saja jangan sebesar ini tapi kita punya sopir dan mobil. Saya bilang oke tapi saya (suami) berangkat duluan, nah saya pikir dia berangkat duluan untuk cari rumah, eh enggak tahunya dia betul-betul berangkat pulang (meninggal dunia)," kata Soewarni di STW RIA Pembangunan, Kamis (22/8/2019).

LIVE SCORE Hasil Persis Solo vs Mitra Kukar Liga 2 2019 Sore Ini, Laga Tanpa Penonton

Ungkap dan Bekuk Pelaku Curanmor; Polisi Hanya Butuh Waktu 90 Menit, Reskrim Polres OKU Tembak Kaki

Jadwal Bola Hari Ini: Barito Putera vs Persipura, PSS vs PSM Liga 1 Live Indosiar hingga Liga 2

Gadis Ini Curhat Dibully Karena Penyakit Mata, Gibran Rakabuming Beri Tanggapan Positif

Obrolan singkat itu seakan isyarat bagi Soewarni ditinggal sang suami untuk selamanya.

Pada 2006, suami tercinta Soewarni meninggal dunia tepat di pangkuannya, sesaat ingin menunaikan shalat. Serangan jantung telah merenggut teman hidup Soewarni itu.

Setelah itu, Soewarni hidup sendiri. Namun, dia tak ingin larut dalam kesedihan.

Setahun Setelah Meninggalnya Sang Suami

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved