Prada DP Dituntut Seumur Hidup Terungkap Hasil Tes Kejiwaan dan 11 Fakta Ulahnya Habisi Vera Oktaria

Prada DP Dituntut Seumur Hidup Terungkap Hasil Tes Kejiwaan dan 11 Fakta Ulahnya Habisi Vera Oktaria

Prada DP Dituntut Seumur Hidup Terungkap Hasil Tes Kejiwaan dan 11 Fakta Ulahnya Habisi Vera Oktaria
Istimewa
Prada DP Dituntut Seumur Hidup Terungkap Hasil Tes Kejiwaan dan 11 Fakta Ulahnya Habisi Vera Oktaria 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Prada DP terdakwa kasus mutilasi terhadap korban pacarnya Vera Oktaria dituntut hukuman seumur hidup penjara di sidang Pengadilan Militer Jakabaring, Kamis (22/8/2019) dan terungkap pula hasil tes Kejiwaan.

Hasil tes kejiwaan Prada DP memang menjadi pertanyaan lantaran dia tega membunuh Vera Oktaria dan kemudian melakukan mutilasi. Setidaknya ada 11 fakta yang mengungkap aksi kejam pria bernama lengkap Deri Permana ini.

Meski kemudian dibantah Prada DP membantah, bahwa dia tak sengaja membunuh sang kekasih, lantaran tersulut kemarahan, mendengar pengakuan Vera Oktaria mengaku hamil padahal dia sedang pendidikan dan tak berhubungan dengan almarhumah.

Namun sanggahan dari Prada DP ini juga sudah dibantah oleh ibu Vera Oktaria

Seperti diketahui, kondisi kejiwaan Prada DP memang diulik seputar perbuataannya itu, karena akan menjadi dasar penetapan hukum baginya.

Namun belakangan hasil tes kejiawaan Prada DP menunjukkan bahwa dia dalam kondisi sehat, hal ini terungkap dengan level hasil tes kejiwaan yang dimilikinya. (terkait hasil tes kejiwaan bisa dilihat di akhir naskah.

Penjara Seumur Hidup
Seperti diketahui, Oditur atau Jaksa Militer pengadilan militer menuntut terdakwa Prada DP dengan hukuman penjara seumur hidup.

"Memohon kepada hakim untuk menjatuhkan pidana pokok penjara seumur hidup. Memohon agar dipecat dari militer dan ditahan," kata Oditur saat membacakan tuntutan di persidangan.

Mendengar tuintutan itu, pihak prada DP dan penasehat hukumnya menanggapi untuk meminta diagendakan pembacaan pledoi atau pembelaan.

Hakim pun memberikan waktu selama satu minggu pada penasehat hukum dan Prada DP untuk menyusun nota pembelaan atau pledoi.

Halaman
1234
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved