Dicekoki Minuman Keras Hingga Tak Sadarkan diri ABG Ini Dicabuli Teman Prianya

Dicekoki Minuman Keras Hingga Tak Sadarkan diri ABG Ini Dicabuli Teman Prianya

Dicekoki Minuman Keras Hingga Tak Sadarkan diri ABG Ini Dicabuli Teman Prianya
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Bocah empat tahun di musirawas dicabuli anak pengasuhnya 

Dicekoki Minuman Keras Hingga Tak Sadarkan diri ABG Ini Dicabuli Teman Prianya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-naas dialami SN (16). Ia Dicekoki Minuman Keras Hingga Tak Sadarkan diri. ABG Ini pun Dicabuli Teman Prianya.

Kejadian ini dilaporkan oleh SN ke Polresta Palembang.

Kepada petugas SN mengaku, telah menjadi korban persetubuhan yang dilakukan teman dekatnya sendirinya.

Hal inilah membuatnya mendatangi pengaduan Polresta Palembang, guna melaporkan kejadian yang dialami SN, Sabtu (17/8).

Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), SN menuturkan peristiwa miris yang dialaminya, di mana kejadian itu berlangsung Minggu (4/8) sekitar dini hari, di rumah di kawasan Jalan KH Wahid Haysim Lorong Rawajaya, Palembang.

Diakui SN, bermula saat ia dijemput terlapor AG (16), kemudian di ajak ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). " SN ini awal dijemput telapor pak. Pamit untuk di ajak jalan-jalan saja," kata SN kepada petugas pengaduan.

SN mengatakan, dia iajak jalan-jalan keliling kemudian tiba di TKP, SN kemudian diajak minum minuman keras, hingga korban pun mabuk dan tidak sadarkan diri.

Diakuinya, SN sempat tidak mau dan mau minta antar pulang, tetapi ia tak berdaya ketika pelaku memaksanya.

"Dia (terlapor) memaksa dan mencekoki saya hingga tak sadarkan diri oleh minuman keras itu," katanya lagi.

Dalam keadaan lemas dan tak sadarkan diri, sambung Sin, AG, yang sudah mempunyai pikiran bejat, kemudian membawa korban masuk ke dalam kamar. Dengan leluasa AG pun menyetubuhi korban.

"Saya berharap dengan adanya laporan ini pelaku ditangkap pak. Kami juga sudah minta tanggung jawab, namun AG trus menghindar," jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui KA SPKT, AKP Herry, membenarkan adanya laporan korban.

"Laporan sudah kita terima, korban pun sudah kita minta untuk melakukan visum. Nantinya laporan ini akan ditindaklanjuti unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polresta Palembang," Kata Herry Singkat.

Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved