3 kiat Masak Daging Kambing Empuk dan Juicy ala Timur Tengah

Mengolah daging kambing khususnya dalam jumlah besar agar empuk bukan hal yang mudah. Daging kambing Timur Tengah yang empuk dan lengas semakin nikm

3 kiat Masak Daging Kambing Empuk dan Juicy ala Timur Tengah
Istimewa
Ilustrasi - Mengolah daging kambing khususnya dalam jumlah besar agar empuk bukan hal yang mudah.

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Mengolah daging kambing khususnya dalam jumlah besar agar empuk bukan hal yang mudah. 

Daging kambing Timur Tengah yang empuk dan lengas semakin nikmat disantap dengan aneka rempah dan sayuran pendamping.

Dapat Kurban Daging Kambing, Berikut Tips Mengolahnya Agar Empuk dan Tak Bau Prengus

Menu Idul Adha : 3 Resep Sajian Olahan Daging Kambing Berbahan Kecap ini, Dijamin Bikin Tergiur!

Belajar dari orang di Timur Tengah, ada beberapa teknik kuno yang dapat dipraktikkan agar daging yang dihasilkan empuk dan lengas (juicy). Berikut kiat mengolah daging kambing empuk layaknya orang Timur Tengah:

1. Kerajaan Ustamaniyah (Ottoman)
Teknik memasak daging lapis garam hadir pada era Mehmed II atau disebut Mehemed the Conquer pada Kerajaan Ustamaniyah.

Teknik masak ini biasa digunakan untuk memasak daging domba untuk para raja dan bangsawan. Caranya daging yang telah dimarinasi bumbu dibungkus dengan kertas alumunium, kemudian dilapisi garam kasar yang juga dicampur lempung atau tanah liat.

Baca juga: Mengapa Orang Jawa Tengah Piawai Mengolah Daging Kambing?

Panggang selama 24 jam di oven, proses panggang ini berhasil membuat daging menjadi sangat lembut dan lengas. Hingga daging mudah dilepas dari bagian tulang.

Kebab tembikar khas Kapadokya, Turki. Dok. The Capaddocia Hotel Kebab tembikar khas Kapadokya, Turki.

2. Kapadokya, Turki
Cara memasak tradisional orang Kapadokya adalah menggunaka guci tembikar dengan mulut guci yang kecil. Nama masakan ini adalah pottery kebab atau kebab tembikar. Lantaran area Kapadokya merupakan penghasil tanah liat dengan kualitas wahid.

Caranya dengan memasukan daging yang sudah dimarinasi dengan bumbu dan rempah, biasanya daging domba atau kambing ke tembikar. Mulut tembikar lantas ditutup dengan kertas alumunium atau lempung tanah liat, kemudian tembikar tersebut dibakar di bara api besar. Ketika disajikan, tembikar biasanya akan dirusak atau dipecahkan.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved