Berita OKU Timur

Lahan Sawah Diserang Hama, Bupati OKU Timur H Kholid MD Turun Langsung dan Berikan Solusi ke Petani

Lahan Sawah Diserang Hama, Bupati OKU Timur H Kholid MD Turun Langsung dan Berikan Solusi ke Petani

Lahan Sawah Diserang Hama, Bupati OKU Timur H Kholid MD Turun Langsung dan Berikan Solusi ke Petani
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat mengunjungi petani di beberapa desa dan mengajak petani agar tidak melakukan tanam padi tiga kali setahun. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Untuk meningkatkan kesuburan tanah dan memutus mata rantai penyebaran dan berkembang biaknya hama padi, Bupati OKU Timur HM Kholid MD turun langsung ke persawahan warga dan berbincang dengan petani untuk menjelaskan resiko dan kemungkinan terburuk jika petani memaksakan penanaman padi tiga kali dalam satu tahun.

Menurut Kholid, upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah dan memutus mata rantai penyebaran hama adalah mengganti tanaman padi dengan tanaman palawija atau sejenisnya sehingga unsur hara tanah akan kembali serta hama yang ada juga tidak berkembang karena lahan yang selama ini ditanami padi sementara diganti dengan palawija.

Fakta-fakta Polisi dan Pelaku Begal Baku Tembak di Jalinsum, Suasana Mencekam Mirip Film Action!

Trauma Pasca Bercerai Dua Kali dengan Mahdi Zati, Tata Janeeta tak Mau Rujuk, Ternyata Ini Alasannya

Bulan Dzulhijjah Adalah Bulan yang Istimewa dan Mulia Dalam Islam, Mengapa? Yuk Simak Keutamaannya

"Jika hama wereng menyerang dengan ganas. Maka ketika diganti dengan tanaman palawija. Maka hama wereng otomatis akan habis serta tidak akan menyerang tanaman palawija. Demikian juga dengan hama palawija tidak akan menyerang tanaman padi petani ketika musim tanam padi kembali dilakukan," kata Kholid.

Dengan demikian lanjut Kholid, maka siklus hama padi bisa terputus sehingga petani tidak mengalami kesulitan untuk memberantas hama yang selama ini meresahkan dan menyebabkan kerugian bahkan kegagalan panen.

Selain itu kata dia, pergantian masa tanam dari padi ke palawija juga bisa mengembalikan unsur hara dan kesuburan lahan persawahan.

"Jika lahan sawah terus menerus ditanam padi. Maka lahannya akan kehabisan protein sehingga petani terkadang membutuhkan pupuk yang banyak untuk mengembalikannya dan menyuburkan tanaman. Namun dengan pergantian pola tanam maka kesuburan tanah akan kembali," jelasnya.

Fakta Persiapan Kalimantan jadi Ibu Kota, 1 Juta PNS Akan Dimutasi ke Ibu Kota Baru, Target 2024!

Asal Usul Qurban, Keikhlasan Nabi Ibrahim Sembelih Anaknya Sendiri Demi Tunaikan Perintah Allah SWT

Listrik Padam, Apakah Makanan di Kulkas Masih Baik Dikonsumsi?

Dengan pergantian masa tanam tersebut kata dia, maka hasil pertanian setiap musim panen akan stabil bahkan bisa meningkat.

Baik hasil pertanian padi maupun hasil pertanian palawija ketika pergantian musim.

"Kita sudah memberikan himbauan baik melalui pemerintah kecamatan, desa dinas pertanian serta petugas di lapangan. Namun terkadang petani masih memaksakan untuk menanam tiga kali.

Harapan kita agar pergantian pola tanam bisa dilakukan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat OKU Timur yang mayoritas merupakan petani," jelasnya

Penulis: Evan Hendra
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved