Efek Gempa 7,4 Melanda Banten, Warga OKU Selatan Ikut Merasakan. Lampu pun Ikut Bergoyang
Getaran gempa yang dirasakan masyarakat terjadi sebanyak dua kali hentakan bahkan gempa yang terjadi membuat warga was-was.
Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Budi Darmawan
Laporan Wartawan Sripoku.com Alan Nopriansyah
SRIPOKU.COM, MUARADUA-- Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dikejutkan dengan peristiwa gempa pada Jumat (2/8/2019).
Getaran gempa yang dirasakan masyarakat terjadi sebanyak dua kali hentakan bahkan gempa yang terjadi membuat warga was-was.
Bahkan bola lampu penerangan kelistrikan ikut bergoyang dibuat nya.
Diketahui gempa terjadi sekira pukul 19.06 dengan hentakan yang terjadi secara beruntun dengan memberikan efek bola lampu bergoyang disetiap rumah warga.
"Saya merasakan adanya gempa, dirumah bola lampu ikut bergoyang,"ungkap Chan warga Simpang Haji.
Getaran gempa dirasakan juga oleh Warga Kota Muaradua, terkait adanya gempa yang terjadi malam hari menjelang isya tersebut.
• Doa Ketika Gempa Bumi Lengkap Bacaan Arab dan Latin Berikut Artinya, Pasca Gempa Banten 7,4 SR
• Tunggu 2 Jam , BMKG Masih Pantau Dan Belum Akan Cabut Peringatan Dini Tsunami
• 18 Titik Daerah Siaga Tsunami Pasca Gempa Banten dan sekitar dengan kekuatan 7,4 SR
"Saya juga sempat merasakan, saya juga bertanya-tanya bahwa adanya gempa,"terang Sri Warga Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Muaradua Dua.
Gempa bermagnitudo 7,4 skala richter dengan kedalaman pusat gempa 10 kilometer ini bukan hanya dirasakan oleh warga Banten, Jakarta dan Lampung.
Bahkan warga Sumatera Selatan tepatnya di Ogan Komering Ulu Selatan, OKU Raya hingga Pagaralam juga merasakan guncangan tersebut.
Sebab, meski gempa yang berpusat di Benten tersebut juga terasa di Kota Pagaralam.
Hal ini tampak dari rekaman alat siesmograf yang mencatat getarannya 2 MMI atau 7,4 SR, bahwa Gempa Banten turut melanda kawasan Sumatera dan terutama Pagaralam.
"Ya terasa di Pagaralam pak, namun sejauh ini tidak tampak berpengaruh pada kondisi Gunung Api Dempo. Namun kita akan terus memantau apakah ada pengaruh ke dempo karena akibat pergerakan lempengan bumi," jelasnya soal dampak dari Gempa Banten.
Seperti diketahui, Gempa Banten dengan getaran 7,4 SR yang melanda Banten Jawa Barat juga dirasakan warga Kota Pagaralam.
Bahkan goyangan Gempa Banten ini terasa cukup besar hingga membuat sejumlah warga Kota Pagaralam berhamburan keluar rumah.
Salah satu warga Kota Pagaralam, Rita mengatakan bahwa Gempa Banten memang sangat terasa getaran gempanya.
Bahkan Gempa Banten yang juga melanda kawasan Pagaralam ini, terasa cukup lama.
"Cukup besar gempanya dek. Sampai goyang-goyang rumah. Kami langsung berhamburan keluar rumah karena takut terjadi apa-apa," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-bumi4.jpg)