Saat Kerja di Toko Bangunan di Palembang, DPO 3C Dibekuk Tim Satreskrim Polres Musirawas

Saat Kerja di Toko Bangunan di Palembang, DPO 3C Dibekuk Tim Satreskrim Polres Musirawas

Saat Kerja di Toko Bangunan di Palembang, DPO 3C Dibekuk Tim Satreskrim Polres Musirawas
sripoku.com/Polres Musirawas
Tersangka Muhamad Zaini alias Abom diamankan Satreskrim Polres Musirawas. 

Saat Kerja di Toko Bangunan di Palembang, DPO 3C Dibekuk Tim Satreskrim Polres Musirawas

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Saat sedang bekerja di salah satu toko bangunan di Jalan Tanjung Api Api Kecamatan Sukarami Kota Palembang, Muhamad Zaini alias Abom (34), warga Desa Suro Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas dibekuk tim Satreskrim Polres Musirawas, Kamis (1/8/2019) sekitar pukul 09.55.

Abom ditangkap atas kasus perampokan yang dilakukannya bersama komplotannya pada 11 Juli 2015 dan ditetapkan DPO oleh Satreskrim Polres Musirawas.

"Tersangka sudah menjadi target operasi (TO) 3C kita. Dari hasil penyelidikan diketahui pelaku sedang bekerja disalah satu toko bangunan yang berlokasi di Jalan Tanjung Api Api Kecamatan Sukarami Kota Palembang.

Selanjutnya anggota langsung menuju lokasi dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Saat ini pelaku kita bawa ke Polres Musirawas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," kata Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Setyo Pranoto kepada Sripoku.com, Kamis (1/8/2019).

Dijelaskan, tersangka bersama komplotannya terlibat perampokan dengan korban Arip Suprianto (27) warga Perumnas Niken Blok G5 No 170 Kec Lubuklinggau Timur 1 Kota Lubuklinggau. Kronologisnya, saat itu korban bersama rekannya bernama Herman melakukan tugas mengampas barang kedaerah Babat Toman Kabupaten Muba dengan menggunakan mobil truk.

Selain mengampas barang, korban juga melakukan penagihan didaerah Musibanyuasin dan dari tagihan didapat uang sebesar Rp14 juta.

Setelah melaksanakan tugasnya, korban bersana rekannya kemudian pulang kembali kearah Lubuklinggau.
Namun setibanya di jalan lintas Desa Remayu Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musirawas, kendaraan korban dikejar dan dipepet oleh tiga unit sepeda motor yang dikendarai oleh enam orang tidak dikenal dan menyuruh berhenti. Ketika korban berhenti, para pelaku langsung menodongkan senjata api jenis pistol dan sambil mengancam meminta uang yang dibawa korban.

Gagal Dinikahi Ruben Onsu Lalu Dinikahi Pengusaha, Lama Menghilang Begini Nasib Artis Ini Sekarang

Terpantau Pendapatan Kecil, BPPD Tarik Delapan Alat E Tax Dari Restoran dan Rumah Makan

Karena merasa ketakutan dibawah todongan pistol, korban pun langsung memberikan tas berwarna hitam biru berisi uang dan tagihan beserta nota tagihan yang dibawanya kepada para pelaku. Setelah mendapatkan hasil kejahatannya, para pelaku kemudian langsung melarikan diri.

Sementara korban kemudian melapor ke Polres Musirawas dengan dasar laporan LP/B-170/VII/2015/Sumsel/Res Mura, tanggal 11 juli 2015.

Cara Memilih Hewan Kurban yang Baik, Begini Ciri-ciri Sapi atau Kambing yang Sehat

"Sebelumnya satu rekan tersangka atas nama Suharmanto sudah berhasil ditangkap lebih dulu. Sedangkan empat rekannya yang lain masih DPO dan terus kita buru," pungkas AKP Wahyu Setyo Pranoto. (ahmad farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved