Bukan Kecanduan Game Online, Ini Riwayat Wawan "Game" Idap Gangguan Jiwa, Ternyata Ada Fakta Lain!

Bukan Kecanduan Game Online, Ini Riwayat Wawan "Game" Idap Gangguan Jiwa, Ternyata Ada Fakta Lain

Bukan Kecanduan Game Online, Ini Riwayat Wawan
Kompas.com/Vitorio Mantalean
Bukan Kecanduan Game Online, Ini Riwayat Wawan "Game" Idap Gangguan Jiwa, Ternyata Ada Fakta Lain! 

"Setelah itu, posisi saya kan di Bandung, kita ada komunikasi sama keluarganya tentang perkembangan Iwan. Kami lihat lagi apa kendalanya, kenapa Iwan dipasung lagi," kisah Sri.

Sri dan kolega kemudian menemukan bahwa Wawan alias Iwan tidak diurusi dan kurang perhatian dari pihak keluarga. Selain kekurangan kasih sayang, tidak ada yang mengantarnya ke rumah sakit atau puskesmas untuk pemeriksaan rutin.

Populer dan Kaya, Siapa Sangka 8 Artis Ini Hanya Mendapat Mahar Murah dari Suami, No 4 Cuma 2 Ribuan

Salah Fokus dengan Kartu Identitas Anak Milik Putri Ayu Ting Ting, Nama Enji Justru tak Ada!

Ria Ricis Mendadak Pamit dari Youtube, Seluruh Tim Diistirahatkan, Alasannya Bikin Para Fans Mewek

"Dari situ, Iwan kepas obat lagi. Saya bawa ke rumah sakit di Bandung, masih begitu-begitu saja enggak ada perkembangan. Dirawatlah di RS Marzuki Mahdi, Bogor, karena saya kasihan. Kalau dibalikin ke Tasik lagi, nanti dipasung lagi," kenang Sri.

Namun, kondisi Wawan alias Iwan tak kunjung membaik. Akhirnya, Sri berkoordinasi dengan pihak Yayasan Jamrud Biru Bekasi melalui perantaraan dan rekomendasi Dinas Sosial Pemprov Jawa Barat pada 2019. Sayangnya, Sri tak bisa memastikan tanggal kepindahan Wawan ke Yayasan Jamrud Biru.

"Alhamdulillah keadaannya membaik, fisiknya juga. Tadinya dia malnutrisi," kata Sri.
Suhartono, pemilik Yayasan Jamrud Biru pun membenarkan hal tersebut.

"Wawan diantar dari PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) Gerak Cepat Bersama ke Yayasan Jamrud Biru dengan kondisi fisik memprihatinkan dan keadaan mentalnya lumayan parah," ujar Suhartono, pemilik Yayasan Jamrud Biru ketika ditemui Kompas.com, Kamis (18/7/2019).

"Dia enggak ngeh sekeliling, saraf motoriknya kayaknya sudah rusak. Saat datang berat badannya 23 kilogram," imbuhnya.

Selama wawancara via telepon, Kompas.com berulang kali memastikan pada Sri dan Farian bahwa Wawan alias Iwan mengidap skizofrenia bukan akibat kecanduan game online. Keduanya selalu menjawab "bukan".

"Iya (tangannya sudah begitu sejak dulu). Saya kan selalu konsultasikan sama psikiater dan dampingi ke RS, kenapa tangannya tak bisa lepas. Dilihat dari psikologi, kejiwaan, rupanya Iwan menghadapi kecemasan yang berlebihan. Ada rasa takut, kecemasan, menarik diri. Termasuk, ketika ada orang asing dia enggak mau interaksi," jelas Sri.

Sri mengilas balik. Kata dia, titik balik kesehatan mental Wawan terjadi tak jauh saat ia lulus SMA.
"Dulu, dia pernah kerja di Bandung. Enggak tahu ada masalah apa di tempat itu. Ketika ada masalah itu, tiba-tiba orangtuanya secara berturut-turut meninggal. Itu yang bikin begitu," jelas Sri.

Halaman
1234
Penulis: Tria Agustina
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved