Berita Palembang

400 Prajurit Kodam II Ikut Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste, Begini Pesan Mayjen TNI Irwanl

400 Prajurit Yonif Raider 142/KJ yang dikomandani Mayor Inf Ikhsanudin, dilibatkan dalam Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste..

400 Prajurit Kodam II Ikut Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste, Begini Pesan Mayjen TNI  Irwanl
Tribunsumsel.com/M Ardiansyah
Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan ketika mengecek kesiapan Prajurit Kodam II Sriwijaya yang akan berangkat melakukan pengamanan perbatasan. RI-Timor Leste 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 400 Prajurit Yonif Raider 142/KJ yang dikomandani Mayor Inf Ikhsanudin, dilibatkan dalam Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste.

Mereka akan menjalankan tugas pengamanan perbatasan pada Agustus 2019 mendatang dan akan selama 9 bulan ke depan di Nusa Tenggara Timur di perbatasan RI - RDTL.

Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, mengecek langsung kesiapan pasukan yang akan melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI - RDTL dari Yonif Raider-142/Ksatria Jaya.

Selain mengecek kesiapan personel dan alat perlengkapan, Pangdam II/juga memberikan pengarahan kepada seluruh personel Satgas Yonif Raider 142/KJ yang akan melaksanakan tugas di Nusa Tenggara Timur.

Bank Sumsel Babel Tambah Rp 200 M untuk KUR Tahun 2019, Ini Syarat dan Ketentuan Kreditnya

Tokoh Masyarakat Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat Ditembak Orang Tak Dikenal saat Menuju Masjid

Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Masyarakat, Pengunjung Maupun Wisatawan Dilarang Mendekat

"Seluruh personel harus benar-benar memahami tugas pokok saat bertugas di perbatasan RI - RDTL. Prajurit harus menjalankan tugasnya dengan penuh rasa tanggungjawab dan mematuhi semua aturan serta hukum yang berlaku serta hindari pelanggaran sekecil apapun," ujar Pangdam (26/7/2019).

Pangdam juga mengingatkan prajurit Yonif Raider 142/KJ, agar melaksanakan kegiatan teritorial dalam membantu warga masyarakat di sekitar wilayah penugasan.

Prajurit Satgas Pamtas dari Yonif Raider 142/KJ diminta juga agar selalu memperhatikan faktor keamanan baik personel maupun materiil. Sehingga, diharapkan keberhasilan dalam melaksanakan tugas akan tercapai.

“Dekatkan diri dengan rakyat, bantu mereka. Karena TNI terlahir dari rakyat dan berjuang untuk rakyat dan bersama rakyat," pungkasnya. (Tribunsumsel/M Ardiansyah)

Editor: Tarso
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved