Berita Prabumulih

Kereta Babaranjang Tabrak Crane di Tanjung Rambang Prabumulih.

Sebuah Kereta Api Batubara Barisan Panjang (Babaranjang) menabrak crane di perlintasan kereta api Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT

Kereta Babaranjang Tabrak Crane di Tanjung Rambang Prabumulih.
Tribun Sumsel/ Edison
Kecelakaan terjadi di perlintasan rel kereta api di kota Prabumulih, Senin (22/7/2019). Kereta babaranjang tabrak crane. 

SRIPOKU.COM,PRABUMULIH - Sebuah Kereta Api Batubara Barisan Panjang (Babaranjang) menabrak crane di perlintasan kereta api Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih Senin (22/7/2019).

Peristiwa tabrakan tersebut terjadi pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 18.30 atau setelah salat magrib.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun akibat kejadian itu mobil angkutan berat crane diduga milik BUMN itu terseret hingga 30 meter.

Yansyah, satu diantara warga sekitar kejadian mengatakan kejadian tabrakan tersebut terjadi setelah selesai salat magrib.

"Jadi kereta api maupun mobil itu dari arah yang sama yakni dari arah Baturaja menuju Kota Prabumulih, tiba-tiba bertabrakan kuat sekali," katanya.

Mendengar benturan keras itu menurut Yansyah, warga sekitar berhamburan keluar rumah dan mendapati truk crane terseret kereta api babaranjang.

"Terseret jauh, tapi truk tidak terbalik mungkin karena muatan berat," ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Hartono yang mengaku akibat tabrakkan tersebut terjadi kemacetan cukup panjang di kedua arah di lokasi kejadian, baik kendaraan yang datang dari arahPrabumulih menuju baturaja maupun sebaliknya.

"Polisi dan warga sempat kesulitan bantu kemacetan, untungnya tidak ada korban jiwa dan sudah aman," katanya.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui identitas sopir truk maupun masinis kereta api.

Sedangkan Kepala Stasiun KA Prabumulih, Ahmad Faroky mengaku kejadian tersebut terjadi di wilayah divre 4 Lampung.

"Infonya memang ada kejadian, namun belum tau kronologisnya, bukan (wilayah divre 4-red) infonya itu masuk wilayah Tanjung Rambang," ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Humas Divre III Palembang, Aida membenarkan adanya kejadian itu namun bukan masuk wilayah divre III tapi divre IV.

"Kalau itu wilayah operasional divre 4 Tanjung Karang," tulisnya via Whatsapp. (TS/Edison)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved