Berita Muba

Semburan Lumpur Setinggi 30 Meter Mendadak Muncul di Kebun Warga Desa Kaliberau Bayung Lencir Muba

Semburan Lumpur Setinggi 30 Meter Mendadak Muncul di Perkebunan Warga di Desa Kaliberau Bayung Lencir Muba

Semburan Lumpur Setinggi 30 Meter Mendadak Muncul di Kebun Warga Desa Kaliberau Bayung Lencir Muba
IST
Semburan Lumpur Setinggi 30 Meter Mendadak Muncul di Kebun Warga Desa Kaliberau Bayung Lencir Muba 

SRIPOKU.COM, MUBA - Semburan lumpur terjadi di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 

Semburan lumpur setinggi 30 meter mendadak muncul di areal perkebunan warga yang berada di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba Sumsel.

Semburan lumpur tersebut diduga karena adanya aktifitas penambangan minyak ilegal yang dilakukan oleh warga.

Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir mengatakan, kejadian tersebut berlansung sejak Jumat (19/7/2019) kemarin.

Tak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Namun, kebun sawit milik warga terendam lumpur.

"Di lokasi, sekarang sudah diamankan Polisi dan TNI, Pertamina dan SKK Migas juga sudah datang untuk menutup lumpur tersebut. Iya informasinya begitu (pengeboran minyak ilegal)," kata Akhmad saat dihubungi, Sabtu (20/7/2019).

Pasca Nunung Ditangkap Polisi Karena Narkoba, Reaksi Sule dan Andre Taulany Berbeda, Foto Disoroti!

Memancing Gelak Tawa, 4 Kelakuan Nunung Sebelum Ditangkap Narkoba Ini Bikin Ngakak, No 4 Konyol!

Nunung Ditangkap Karena Narkoba, Sule dan Andre Kompak Lakukan Ini, Beda Reaksi Aziz Gagap Disoroti

Menurut Akhmad, kejadian tersebut baru kali pertama terjadi. Ia tak mengetahui siapa pelaku pengeboran minyak tersebut.

"Polisi lagi mencari tahu siapa pelakunya. Kalau informasi yang kami dapat, lumpurnya tidak mengandung zat berbahaya," ujar Akhmad.

Sementara itu, Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Sumsel Andi Arie menerangkan, dari laporan yang mereka terima, semburan lumpur tersebut tidak teridentifikasi mengandung gas H2S yang berbahaya.

"Hanya semburan lumpur dan bebatuan setinggi 20-30 meter," kata Andi.

Menurut Andi, Kontraktor Kontrak Kerjasama Migas (KKKS) yang terdekat dari lokasi semburan, yakni Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang dan Pertamina EP Aset I Jambi, telah meminta TNI dan Polri untuk segera menghentikan semburan tersebut.

Dapat Gelar dari NU, Diam-diam Hotman Paris Idolakan Ustaz Abdul Somad, Sampai Punya Kutipan Favorit

Kisah Cinta Nunung Nikah 3 Kali, jadi Istri Manajer Sendiri, Terkuak Sikap Suami Sebelum Narkoba

Sejarah Tugu Mulyo di Musi Rawas, Hingga Dinobatkan Jadi Kampung Bola

Selain itu, ia meminta masyarakat memahami bahwa dalam proses kegiatan hulu migas dibutuhkan proses yang panjang dan memiliki risiko tinggi.

"Kami menekankan bahwa keselamatan harus diutamakan. Semua pihak agar memastikan bahaya tidak meluas, menghindari bahaya percikan api, memastikan warga untuk menjauhi daerah semburan demi keamanan lingkungan dan masyarakat," kata Andi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Pengeboran Minyak Ilegal, Lumpur Setinggi 30 Meter Menyembur di Muba", https://regional.kompas.com/read/2019/07/20/18012271/diduga-pengeboran-minyak-ilegal-lumpur-setinggi-30-meter-menyembur-di-muba.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved