Berita Palembang

Orangtua Obby Frisman Minta Keadilan Hukum, Tersangka Kasus MOS SMA Taruna Indonesia di Palembang

Orangtua Obby Frisman Minta Keadilan Hukum, Tersangka Kasus MOS SMA Taruna Indonesia di Palembang

Orangtua Obby Frisman Minta Keadilan Hukum, Tersangka Kasus MOS SMA Taruna Indonesia di Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Obby Frisman (24) digiring petugas Pidum Polresta Palembang memakai baju tahanan Polresta Palembang, Selasa (16/7/2019). 

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Dardalena dan Romdania, kedua orang tua dari Obby, tersangka kasus Siswa Taruna yang tewas pada saat Masa Orientasi Sekolah (MOS) di SMA Taruna Indonesia Palembang, mendatangi Kantor Hukum DPD Ferari (Federasi Advokat Republik Indonesia) Provinsi Sumatera Selatan untuk meminta perlindungan hukum atas anaknya, Rabu (17/7/2019).

Pantauan Sripoku.com, Rabu (17/7/2019) dengan ekpresi yang lusu orang tua Obby tak kuasa menahan rasa tangis terutama ibunya saat diwawancarai.

"Itu anak saya satu-satunya. Saya pun awalnya tidak tau bahwa anak saya menjadi tersangka dan memang ada kabar dari orang yang ada Palembang bahwa anak saya menjadi tersangka. Tapi saya tidak mengenal orang tersebut. Namun pada Senin 15 Juli 2019 barulah Obby menelpon saya dan mengatakan bahwa dia menjadi tersangka atas kasus meninggalnya siswa Taruna yang tewas Saat MOS," ujar Romdania orang tua Obby.

Dardalena dan Romdania, kedua orang tua dari Obby, tersangka kasus Siswa Taruna yang tewas pada saat Masa Orientasi Sekolah (MOS) di SMA Taruna Indonesia Palembang, mendatangi Kantor Hukum DPD Ferari (Federasi Advokat Republik Indonesia) Provinsi Sumatera Selatan untuk meminta perlindungan hukum atas anaknya, Rabu (17/7/2019).
Dardalena dan Romdania, kedua orang tua dari Obby, tersangka kasus Siswa Taruna yang tewas pada saat Masa Orientasi Sekolah (MOS) di SMA Taruna Indonesia Palembang, mendatangi Kantor Hukum DPD Ferari (Federasi Advokat Republik Indonesia) Provinsi Sumatera Selatan untuk meminta perlindungan hukum atas anaknya, Rabu (17/7/2019). (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

Terima Kunjungan Ketua PTUN Palembang, Herman Deru : Lebih Baik Mencegah Daripada Mengadili

Lewat Depan Rumah Tetangga, Penjual Parfum Keliling di Palembang Ini Nyaris Dibacok Pakai Celurit

Pimpin Upacara Bendera, Kolonel Pnb Heri Sutrisno Bacakan Amanat Panglima TNI di Lanud SMH Palembang

Dalam obrolannya tersebut Obby bercerita bahwa bukan dia yang membunuh korban ada saat Masa Orientasi Sekolah. Tapi Ialah yang berniat menolong korban yang saat itu seperti orang kerasukan setan

"Anak saya cerita kepada saya bukan saya bu Demi Allah samapi dia (Obby) sujud di kedua kaki orang tuanya pada saat kemarin bertemu di Polresta Palembang. Saat itu dia berniat untuk menolong agar korban tak kebentur kepalanya diaspal.,”katanya

Romdania mengatakan bahwa pekerjaan sebagai Pembina itu barulah didapatnya di salah satu dosen tempat ia kuliah. Tertarik ajakan tersebut ia pun meminta restu kepada orang tuanya untuk dapat mengizinkan kerja disana.

“Dia itu cerita bahwa ditanyai oleh dosennya di kampus sudah bekerja atau belum. Nah dosen itu menawarkannlah pekerjaan tersebut dan Obby bercerita kepada saya juga dan meminta izin. Ya saya izinkanlah karena selama ini setiap ia melamar pekerjaan tidak terima . walaupun digaji 1,3 juta,” katanya.

Video: Polresta Palembang Limpahkan Berkas Kasus Dugaan Korupsi Tugu Batas Palembang-Banyuasin

Wiko Pelajar SMA Taruna Indonesia Palembang Masih Dirawat, Ini Penjelasan Tim Dokter RSRK Charitas

Lama tak Bertarung, 7 Pegulat Smackdwon Ini Ternyata Sudah Meninggal Dunia, No 3 Paling Memilukan!

Ia berharap kepada kepolisian yang menangani kasus tersebut untuk meminta keadilan terhadapnya.

Sementara itu, kuasa hukum dari tersangka yang tergabung dari DPD Ferari (Federasi Advokat Republik Indonesia) yang diketua Suwito SH mengatakan, bahwa menyikapi kasus yang dialami oleh Obby.

Saat ini mereka telah melakukan investigasi terhadap kasus ini dan akan mengawal kasus ini sampai tuntas.

“Setelah kami investigasi ke lapangan terhadap tersangka dan saksi-saksi yang ada, klien kami Obby tidak ada melakukan pemukulan, penganiayaan terhadap korban scbagaimana yang sedang viral di media saat ini,” katanya

Ia mengatakan selaku kuasa Hukum tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah kepada Obby.

MOS SMA Taruna Indonesia di Palembang Timbulkan Korban Jiwa, Ini Komentar Komisioner KPAI

Dewi Perssik Berdamai dengan Rosa Meldianti, Wasiat Ayah Istri Angga Wijaya Terkabul Ini Amanahmu

Cegah Peredaran Narkoba di PALI, KNPI Dukung Raperda Orgen Tunggal yang Diprakasai Satpol PP PALI

“Disini kami selaku tim kuasa hukum menemukan adanya kejanggalan atas proses penetapan tersangka klien kami tersebut, yang mana tidak sesuai dengan aturan di dalam KUHAP dan Undang-Undang Kepolisian,” katanya

Untuk itu, mereka sebagai kuasa hukum akan bertindak secara professional dan akan mengambil langkah-langkah hukum kedepannya, seperti mengambil langkah hukum pra peradilan dan pelaporan ke Propam Mabes Polri demi keadilan terhadap hak-hak daripada klien.

Ia menambahkan bahwasannya kliennya Obby memang terbukti menjadi panitia secara resmi karena ada SK yang dikeluarkan dari pihak SMA Taruna yang ditunjuk sebagai salah satu pembina dari sejumlah pembina yang lainnya.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved