Lama Terbengkalai, Dekranasda Jakabaring Akan Menjadi Sentra UMKM dan Wisata Masyarakat

Nantinya kawasan yang memiliki luas 17 Hektar tersebut akan menjadi sentra Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan juga pusat wisata untuk masyar

Lama Terbengkalai, Dekranasda Jakabaring Akan Menjadi Sentra UMKM dan Wisata Masyarakat
Sripo/rahma
Gubernur Sumsel, Herman Deru didampingi Ketua Dekranasda Sumsel, Febrita Lustia saat meninjau stand UMKM, Rabu (10/7/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berencana melakukan revitalisasi Kawasan Dekranasda Jakabaring, Palembang. Nantinya kawasan yang memiliki luas 17 Hektar tersebut akan menjadi sentra pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan juga pusat wisata untuk masyarakat.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menjelaskan, Dekranasda punya lahan cukup besar tapi selama ini hanya dimanfaatkan temporer saja. Harusnya Dekranasda dapat dijadikan sebagai showroom permanen bagi produk-produk UMKM.

"Saya juga minta Dinas PU Cipta Karya juga membantu melalui APBD agar ada percepatan," ujarnya, Rabu (10/2/7/2019)

Dinas Perindustrian Sumsel Terima Investor yang Ingin Kelola Komplek Dekranasda Palembang

Minim Perhatian Pemerintah, Rumah Adat di Komplek Dekranasda Palembang Terbengkalai

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Febrita Lustia Herman Deru mengatakan pihaknya berupaya untuk berkontribusi dalam mendukung pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Salah satunya melalui optimalisasi kawasan Dekranasda.

Dimana di atas Lahan 17 Ha dengan bangunan 1 gedung dan 15 anjungan kabupaten/kota, kedepan akan dikembangkan secara profesional untuk menjadi sentra UMKM hingga pusat wisata keluarga dengan harapan mampu berkontribusi pada PAD Sumsel.

DPR dan Pemerintah Sepakat Pelaku UMKM Tidak Dikenakan Materai 6000

Dalam Waktu Dekat Jokowi Akan Umumkan Kepindahan Ibukota, 2 Lokasi Ini Jadi Pilihan ?

J Rianthony, Ketua Forum CSR Sumsel mengungkapkan, revitalisasi kawasan Dekranasda ini membutuhkan dana sebesar Rp 50 Miliar dengan waktu pengerjaan selama dua tahun. Dimana dukungan dana juga melibatkan pihak ketiga lewat dana CSR.

"Bisa dibilang revitalisasi Dekranasda ini konsepnya seperti JSC, keroyokan dari berbagai pihak. Sejauh ini selain dukungan dari Pemprov Sumsel, ada 10 perusahaan yang sudah komitmen untuk ikut bantu," ujarnya. (Cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved