BREAKING NEWS : Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong, Aksi Demo di Depan Mapolda Sumsel Nyaris Ricuh

Aksi demontrasi di depan Markas Polda Sumsel yang awalnya damai, mendadak tegang bahkan nyaris ricuh.

BREAKING NEWS : Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong, Aksi Demo di Depan Mapolda Sumsel Nyaris Ricuh
SRIPOKU.COM/RESHA
Sejumlah massa yang mendorong petugas ingin masuk dan nyaris ricuh, saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumsel, Jumat (24/5/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Aksi demontrasi di depan Markas Polda Sumsel yang awalnya damai, mendadak tegang bahkan nyaris ricuh.

Sejumlah mahasiswa mendesak untuk masuk ke dalam halaman Polda Sumsel.

Para massa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumsel Peduli Demokrasi ini juga menuntut untuk bertemu Kapolda Sumsel.

Awalnya, mereka melakukan aksi unjuk rasa, Jumat (24/5/2019) dimulai dengan long march dari kampus UIN Raden Fatah Palembang menuju Polda Sumsel.

Sejumlah massa yang tergabung Aliansi Mahasiswa Sumsel Peduli Demokrasi saat berunjuk rasa di depan Markas Polda Sumatera Selatan, Jumat (24/5/2019)
Sejumlah massa yang tergabung Aliansi Mahasiswa Sumsel Peduli Demokrasi saat berunjuk rasa di depan Markas Polda Sumatera Selatan, Jumat (24/5/2019) (SRIPOKU.COM/RESHA AKASIA)

Mahasiswa dan Polisi tak Bergeser Diguyur Hujan deras, Aksi Damai di Depan Mapolda Sumsel

Dikelilingi Pagar Kawat dan Dijaga Polisi, Berikut Situasi Terakhir di Kantor Bawaslu Sumsel

Partai NasDem Siapkan 46 Pengacara, Ajukan 33 Gugatan Sengketa Pemilu ke Mahkamah Konstitusi

Setelah sampai, meski berada di bawah guyuran hujan deras mereka tetap berorasi menyampaikan aspirasinya secara bergantian.

Saat itu, meski hujan cukup deras ditambah macet kendaraan, situasi tetap kondusif.

Dalam orasinya, mereka menyampaikan rasa penyesalan terhadap tindakan pemerintah yang melakukan pembatasan penyampaian informasi melalui media sosial. Karena, hal tersebut bertentangan dengan UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Namun sekitar pukul 16.11 WIB, massa mulai mendesak untuk masuk ke dalam halaman Mapolda Sumsel untuk menyampaikan aksinya. Mereka pun juga ingin bertemu dengan Kapolda Sumsel.

Perwakilan massa sempat mengadakan diskusi dengan petugas, menemui jalan buntu.

Jalan Lintas Tengah Sumatera Kawasan Pasar Musi Tebingtinggi Empatlawang Mulai Diperbaiki

Sripo & Tribun Sumsel Gelar Doa Bersama Panti Asuhan Al Firdaus serta Bagi-bagi Berkah Ramadan

Bacalah Alquran agar Tenang, Jadi Obat Hati, Bisa Hadirkan Malaikat di Rumah, Ini 13 Keistimewaannya

Saat hujan deras kedua kalinya, massa mulai mendesak gerbang Mapolda Sumsel untuk masuk.

Kejadian dorong-dorongan antar petugas dan massa pun tak terelakkan lagi. Massa yang sudah terlanjur panas mulai mendorong petugas untuk masuk.

Begitupun dengan Polisi yang masih awalnya bertugas mengamankan, mulai menahan massa yang melakukan aksi dorong-dorongan.

Sampai akhirnya, sekitar pukul 16.39 WIB Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pun keluar menemui massa yang telah menunggunya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved