Dikenal Hemat Listrik, Ternyata Penggunaan Lampu LED Berbahaya, Bisa Sebabkan Kebutaan

Lampu LED memang dikenal lebih hemat listrik dibandingkan dengan lampu kuning yang dulu banyak digunakan.

Dikenal Hemat Listrik, Ternyata Penggunaan Lampu LED Berbahaya, Bisa Sebabkan Kebutaan
KOMPAS.com/Ika Fitriana
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM - Lampu LED menjadi salah satu jenis lampu yang kini populer digunakan sebagai penerang di dalam rumah.

Bukan hanya digunakan untuk penerang ruangan, lampu LED juga ada pada layar komputer dan gawai alias gadget yang kita miliki, lho!

Mungkinkah Cahaya Lampu LED Bisa Membuat Kita Sakit?

Sinar Lampu LED Merusak Retina Mata?

Lampu LED memang dikenal lebih hemat listrik dibandingkan dengan lampu kuning yang dulu banyak digunakan.

Berbagai lampu LED sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Namun tahukah kamu, jika terlalu banyak terpapar sinar lampu LED bisa sebabkan kebutaan?

Kebutaan yang disebabkan oleh cahaya biru pada lampu LED karena merusak retina.

Seorang peneliti bernama Dr Celia Sanchez-Ramos dari Unversitas Madrit mengatakan bahwa terpapar sinar LED terlalu lama bisa menyebabkan kerusakan retina.

Menurutnya pula, anak kecil lebih rentan untuk terkena dampak dari cahaya LED karena sistem syarafnya belum sekuat orang dewasa.

Sehingga sebaiknya perhatikan usia Si Kecil sebelum memberikan gawai agar ia tidak terkena dampak dari LED bagi matanya ya.

Retina sendiri merupakan sebuah bagian dari mata yang berfungsi untuk menangkap semua gambaran yang dilihat oleh mata kemudian diteruskan ke dalam kornea.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved