Berita Palembang

Aliansi Pemuda Palembang Protes Kenaikan Tarif PBB, Mereka Menilai Seperti Zaman Kerajaan

Sejumlah massa aliansi pemuda berdemonstrasi di depan kantor Walikota Palembang Jalan Merdeka, Jumat (17/5/2019).

Aliansi Pemuda Palembang Protes Kenaikan Tarif PBB, Mereka Menilai Seperti Zaman Kerajaan
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Sejumlah massa dari aliansi pemuda peduli Palembang berdemonstrasi di kantor Walikota Palembang guna menuntut kebijakkan pemerintah yang menaikkan pajak PBB, Jumat(17/5/2019) 

Laporan wartawan sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM,PALEMBANG--Sejumlah massa aliansi pemuda berdemonstrasi di depan kantor Walikota Palembang Jalan Merdeka, Jumat (17/5/2019).

Mereka memprotes kenaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai mencekik rakyat.

"Kebijakkan ini sangat tidak berpihak ke pada rakyat, tidak ada sosialisasi, tidak ada diskusi tau-tau menaikan pajak sampai 300 persen ini. Seperti kembali ke zaman kerajaan yang mana masyarakat harus dipaksa membayar pajak kepada rajanya,"ujar Rubi kordinator Aksi, Jumat (17/5/2019).

Ia juga mengatakan kebijakan seperti ini yang menaikkan pajak secara fantastis tentunya tidak tepat karena belum banyak pembangunan yang dibangun dan jalan-jalan masih dengan kondisi rusak.

Setidaknya ada 5 tuntutan yang dilayangkan massa pengunjukrasa kepada pemerintah kota Palembang. Yakni;

1. Menolak dengan tegas kebijakan pemerintah kota atas kenaikkan tarif PBB yang didasarkan pada perhitungan NJOP yang tidak rasional.

2. Memberikan toleransi kenaikkan hanya 100 persen dari tarif asal.

3. menolak segala bentuk eksploitasi sumber dana rakyat oleh Pemerintah Kota Palembang tanpa adanya pengawasan dari pihak legislatif maupun yudikatif.

4. Menuntut janji kampanye Harnojoyo-Fitrianti yang akan memimpin dengan kebijakan Pro Rakyat dalam era 2018-2023

Halaman
12
Penulis: Haris Widodo
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved