Pemilu 2019

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Putuskan KPU Terbukti Melakukan Pelanggaran, Berikut Ini Buktinya

Dalam putusannya, Bawaslu menyatakan KPU sebagai terlapor terbukti melanggar prosedur dalam penginputan data formulir C1 ke Situng.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Putuskan KPU Terbukti Melakukan Pelanggaran, Berikut Ini Buktinya
TRIBUNNEWS.COM
Ketua Bawaslu Abhan memberi keterangan kepada wartawan seusai menemui pimpinan KPK di Jakarta, Kamis (11/4/2019). Kunjungan Bawaslu tersebut untuk bersinergi dengan KPK terkait pemberantasan korupsi dan pengawasan potensi politik uang di masa tenang Pemilu mendatang. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggelar sidang dengan agenda putusan perkara Pemilu bernomor registrasi 07/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019.

Dalam putusannya, Bawaslu menyatakan KPU sebagai terlapor terbukti melanggar prosedur dalam penginputan data formulir C1 ke Situng.

Ketua Bawaslu RI sekaligus menjadi Ketua Majelis, Abhan, meminta KPU segera memperbaiki tata cara dan prosedur dalam penginputan Situng.

Deretan Artis Ini Pernah Berseteru dengan Istri Baru Mantan Suaminya, No 2 Gara-gara Hal Sepele Ini!

Deretan Zodiak yang Katanya Susah Move On dan Sering Terjebak Kenangan, Ada Gemini Gampang Baper!

Dibuat Sedih Atta Halilintar, Ussy Sulistiawaty Berderai Air Mata, Penyebabnya Hanya Gegara Hal Ini

"Memerintahkan KPU untuk memperbaiki tata cara dan prosedur dalam input data dalam situng," kata Ketua Majelis, Abhan di Gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).

Anggota Majelis Ratna Dewi Pettalolo menyebut KPU memiliki banyak kesalahan terkait penginputan data ke Situng.

Kesalahan tersebut juga diperparah dengan adanya kekeliruan dari para petugas KPPS ketika mengisi formulir C1.

Begini Cara Daftar menjadi Peserta BPJS Kesehatan Secara Online maupun Offline

Anggota Polisi Spri Kapolda Sumsel Jadi Korban Aksi Begal Modus Tawuran, Begini Kronologisnya

Ratusan Ibu-ibu Buruh Pabrik Roti di Palembang Ini Tetap Mogok Kerja Sampai Tuntutannya Dipenuhi

Padahal, bila merujuk pasal 532 dan 536 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, dijelaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang menyebabkan suara seorang pemilih menjadi tidak bernilai, atau menyebabkan peserta Pemilu tertentu mendapat tambahan atau pengurangan suara, dapat dipidana penjara paling lama empat tahun dan denda Rp 48 juta.

Dengan putusan ini, KPU terbukti telah melanggar prosedur penginputan Situng yang menyebabkan seorang peserta Pemilu kehilangan atau mendapat tambahan suara.

Dalam sidang agenda pembacaan putusan, turut dihadiri oleh pelapor, Maulana Bungaran dan Sufmi Dasco Ahmad. Terlapor dihadiri oleh Hendra arifin dan Ahmad Wildan.

Artikel Ini Sudah Tayang di Tribunnews.com dengan Judul Bawaslu RI Putuskan KPU Langgar Prosedur Penginputan Data C1 ke Situng, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/05/16/bawaslu-ri-putuskan-kpu-langgar-prosedur-penginputan-data-c1-ke-situng

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved