Dewasa Dalam Berpolitik
Dewasa Dalam Berpolitik Dan Berdemokrasi
Dunia politik di Indonesia sedang gencar-gencarnya berkembang menuju proses pendewasaan dalam pelaksanaanya. Pada
Dewasa Dalam Berpolitik Dan Berdemokrasi
Oleh : Ahmad Yasir Arafat
Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang
Dunia politik di Indonesia sedang gencar-gencarnya berkembang menuju proses pendewasaan dalam pelaksanaanya.
Pada tanggal 17 April 2019 mendatang, kita sebagai rakyat Indonesia, akan secara bersama-sama menunjukan partisipasi maupun kontribusi serta hak bersuara dalam politik pemilu.
Di dalam sistem politik Indonesia saat ini, pemilu merupakan salah satu proses politik yang sangat efektif dan tepat dilaksanakan setiap lima tahun sekali walaupun terkadang masih ada kontroversi dalam demokrasi.
Ini adalah hal yang wajar, karena saat pemilu, kita sebagai rakyatlah nantinya akan langsung memilih dan menilai siapakah yang benar-benar pantas dan layak untuk dikatakan sebagai pemimpin kedepan.
Pilihan langsung rakyat itu untuk memilih anggota legislatif memilih calon presiden.
Dan anggota legislatif yang dipilih, terdiri dari anggota legislatif pusat --disebut sebagai DPR-RI, di tingkat daerah disebut dengan DPRD Daerah Propinsi, serta DPRD Kabupaten atau Kota.
Dalam Pemilu baik itu Pileg, Pilpres, maupun Pilkada, peran serta masyarakat sangatlah penting dalam berpartisipasi guna mensukseskan dan mewujudkannya, karena sukses atau tidak pelaksanaan Pemilu itu ditentukan oleh bagaimana partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.
Partisipasi politik masyarakat yang nantinya merupakan salah satu bentuk pengaktualisasian dari proses berpolitik.
Keinginan ini menjadi sangatlah penting dalam proses pembangunan politik bagi negara-negara berkembang khususnya seperti di Indonesia.
Sebab, di dalamnya ada hak dan kewajiban kita sebagai masyarakat dalam berpolitik yang diaplikasikan
dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Apabila masyarakat memiliki tingkat partisipasi dan kontribusi yang tinggi, maka proses pembangunan politik pun akan berjalan dengan baik.
Sehingga, akan sangat berarti pula terhadap perkembangan bangsa dan negara.
Tanggal 17 April 2019, merupakan suatu ajang pesta berdemokrasi yang akan segera berlangsung.
Di dalamnya dipenuhi dengan lika-liku sehingga kejadian apapun dapat dipolitisasi serta dimanfaatkan nantinya untuk kepentingan suatu kelompok ataupun tujuan tertentu.
Jadi tidaklah heran jikalau sekarang masih banyak beberapa oknum maupun pihak yang melakukan pencitraan serta mempermainkan politik untuk kepentingan tersendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/yasir.jpg)